Complicated Story

Complicated Story

  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Nov 18, 2018
Tangan itu...... Tangan itu bergetar tak lagi mampu nuangkan aksara pada lembaran kosong itu.Ia tak berdaya Walau ia tau bahwa ia harus berusaha.Namun, lagi-lagi ia gagal. Apa yang harus dilakukannya? Bibirnyapun terasa kelu untuk berucap. Kelabu yang dapat menggambarkannya, karna semua telah hancur tiada lagi warna yang dapat bercampur. Musik tak lagi mampu menghibur, justru lara yang kini bertabur. Bodoh! Ini kesalahannya sendiri telah bersikap sok kuat. Lihat apa yang terjadi saat ini! Lesha tak lagi mampu berharap, karna baginya semua telah hilang. Sedangkan bagi Biru ini masih membingungkan. Dan Kanya? Entah ia harus bahagia atau bersedih. Oh satu lagi, apa yang dapat Bentang lakukan saat ia sudah tahu bahwa perasaan yang dimilikinya tak akan mungkin mendapatkan balasan. BUKAN! Cinta bukanlah permasalahan, tapi diri mereka sendirilah yang membuat segalanya terasa rumit dan kini hanya bisa mencoba memperbaiki. ~Galina alesha shazfa ~Bintang biru faeyza xavier ~Bumi bentang faraz xavier ~Asheeqa kanya dinara
All Rights Reserved
#4
goaway
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Imam untuk Gladysa✓
  • My Friend Is My Strength
  • Law Of Arshaka
  • Karena Kamu Rumahnya
  • Bad Boys VS pembasmi playboy [Compeleted]
  • FIZYA
  • Kahfi dan Yumna 2
  • When Two Hearts Collide
  • COMPLICATED

Gladysa Makmuma Al-Fath. Seorang perempuan yang selalu mengusik ketenangan seorang Imam El. Sudah menjadi rahasia umum bahwa Galydsa sangat membenci Imam, beda dengan kaum Hawa lainnya yang selalu memuji Imam bagaimana pun keadaannya. Yang satu kalem, yang satu cerewet. Yang satu tenang, yang satu emosian. Yang satu bodo amatan, yang satu selalu nyinyir. Yang satu adem anyem, yang satu selalu kepanasan. "SUMPAH! GUE BENCI BANGET! KENAPA PAPI GUE NAMAIN GUE ADA MAKMUMNYA?!" "Lo emang tercipta buat jadi makmumnya Imam, Sa." "NAJIS!" Imam itu alim, tenang, ketua hadroh, pengurus rohis, ketua OSIS. Para fansnya kalo ngeliat dia rasanya udah kayak tiduran di ubin Masjid. Adem banget, apalagi kalo habis ngerjain soal MTK. Beda lagi kalo Gladysa yang ngeliat Imam, bawaannya panas mulu. "Senyum mulu, sok cool pula! Dih, amit-amit. Sok kegantengan banget! Gantengan juga Papi gue. Alay banget, tuh, cewek-cewek! Dasar tukang caper!" Hingga suatu kejadian membuat Gladysa ingin hilang dari muka bumi ini, terlebih kedua orang tua mereka amatlah dekat. ×××× "Info! Cewek kalo ultah biar seneng dikasih apa?" "Qobiltu." Imam tersenyum kecil. "Lo ngode? Tapi, kan, gue udah ngucap qobul." "Lo ketagihan gue halalin?" Satu lagi tentang Imam, cowok itu selalu iseng dengan orang-orang tertentu. Yang satu tukang ngisengin orang, yang satu tukang salting ala-ala dedemit. "Ketika jatuh cinta pilihannya hanya dua. Bersatu dalam akad atau berpisah dalam taat."

More details
WpActionLinkContent Guidelines