HOW WE MEET ☑

HOW WE MEET ☑

  • WpView
    Lecturas 54,896
  • WpVote
    Votos 3,535
  • WpPart
    Partes 50
WpMetadataReadConcluida vie, abr 3, 2020
WpInfo
Fanfic
EXO
(SELESAI REVISI) Perlahan gadis itu mendekat,"kenapa kau tidak mendengar? Aku sangat lelah mengejarmu sedari tadi. Kau tahu jika kakiku tak sepanjang milikmu..." Langkah dan ucapan gadis itu tertahan saat melihat Changsub tiba-tiba berjongkok di depannya. Pria itu mendongakkan kepala berusaha menatap sorot mata gadis itu. Dia kemudian membuka kotak kecil berisi cincin yang selalu disimpan. Sejenak suasana membeku. Beberapa orang mendekat dan menyaksikan peristiwa itu. Pasang mata terkejut Humaira bertambah saat melihat sekeliling. "Humaira, Na wa gyeolhun hae jullae?" Seketika suasana menjadi hening. Tak dapat dipungkiti jika degup jantung pria itu berpacu sangat cepat. Cukup lama ia menunggu, namun tetap tak ada jawaban. Sekali lagi hatinya seperti akan kecewa. Ia menghela nafas dan menarik kotak kecil yang digenggamnya perlahan. ===========¶¶¶¶¶¶¶==========
Todos los derechos reservados
#4
imhyunsik
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • A Love Left Unspoken
  • THE TIME: When I Love You ☑
  • Sadewa (END)
  • Chanyeol's Eye [REVISED✓]
  • From The Eyes
  • Peek A Boo [¢hanji ver$ion]
  • 𝐋𝐢𝐤𝐞 𝐀 𝐅𝐨𝐨𝐥 [𝐓𝐖𝐈𝐂𝐄] ✓
  • Guangzhou's Girl (COMPLETE) √
  • [✓] HAMASSAAD Bromance Until Jannah
  • 𝐒𝐔𝐀𝐌𝐈𝐊𝐔 𝐈𝐃𝐎𝐋𝐀𝐊𝐔   - Republish •  [TERBIT] ✔️

Selama bertahun-tahun, ia hanya bisa mengagumi perempuan itu dari kejauhan dan memperhatikannya dalam diam, menyimpan perasaannya tanpa berani mengungkapkan. Namun, ketika akhirnya ia memberanikan diri untuk mendekatinya, pria dari masa lalu perempuan itu tiba-tiba kembali. Kini, ia dihadapkan pada masalah besar haruskah ia tetap berjuang demi perasaannya, ataukah lebih baik melangkah mundur dan merelakan? "Aku mencintaimu dalam diam, bukan karena aku takut mengatakannya. Tapi karena aku takut kehilangan kesempatan untuk tetap berada di sisimu, walau hanya sebagai bayangan."

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido