Bulan
  • WpView
    Reads 1,186
  • WpVote
    Votes 383
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 26, 2020
• #5 in schoolromance [17062018] • "Datang dan pergi itu udah satu paket, Bulan. Kalo lo mengharapkan seseorang buat nggak pergi dari sisi lo, berarti dari awal lo nggak boleh mengharapkan kedatangan itu sama sekali." "Kalo gue nggak mau ambil yang paketan dan lebih milih buat ambil bagian datangnya aja nggak bisa ya?" "Malah nawar!" Lalu mereka tertawa. "Lagian kita semua udah ngelewatin fase meninggalkan dan ditinggalkan kok, Bul. Tugas kita cuman tinggal pilih aja: mau terus-terusan ngerasa terpuruk dan berubah jadi orang tolol yang nggak menikmati hidup atau lebih memilih bangkit dan jadi orang pintar yang menghasilkan sesuatu hebat meskipun pernah terpuruk sebelumnya?" Dan terima kasih kepada si lawan bicara karena pada malam itu, Bulan benar-benar menanggalkan segala keresahannya selama beberapa minggu terakhir dan memilih opsi terbaik untuk hidupnya.
All Rights Reserved
#684
teenromance
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sincerely, Milan
  • [✓] - Dari Semesta [COMPLETED]
  • MY BABY BOYFIE [END]
  • FLASHBACK [COMPLETED]
  • GERALDI [SUDAH TERBIT]
  • KEPERGIAN SENJA
  • Aku Menyerah (COMPLETED)
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • Our Times (Completed)
  • [END] Blind Rainbow

Hai, mungkin aku tidak pantas untuk menulis seperti ini. Tetapi aku masih mencintaimu. Sama seperti tigapuluh menit yang lalu, tigapuluh menit yang akan datang, dan seterusnya. Hatiku terus memantapkan jejaknya kepadamu. Meraung-raung memanggil namamu, ingin memilikimu lagi. Namun apa daya, disini aku duduk termangu, menatapmu tertawa bersamanya. Melihatmu dan dia pergi bersama di akhir pekan, seperti yang kita lakukan dulu. Menyedihkan bukan? Ketika posisimu sebagai seseorang yang penting dalam hidupnya, kini tergantikkan dengan orang lain, yang sayangnya adalah sahabatmu. Sahabat yang seharusnya menjadi penopang ketika hatimu hancur karena cinta, justru pergi bersama cintamu. Membuat sendiri kisah cintanya yang bahagia. Untuk kamu yang bernama belakang Andromeda, semoga bahagia. Sincerely, Milan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines