Derealisasi
  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 16, 2018
Apa kalian pernah merasa kalau hidup yang kalian jalani hanya fatamorgana dan ilusi semata?atau apa kalian memang tak bisa membedakannya? seperti itulah yang di rasakan Andera, seorang gadis muda dengan banyak kebingungan dalam pikirannya Andera tak pernah berusaha untuk menyelesaikan kebingungannya bahkan iya masih menjalankan kehidupan seperti biasa dengan penuh tanda tanya akan hal yang nyata dan tidak, namun meskipun banyak kebimbangan dalam hatinya hal itu tak menghalanginya untuk memiliki sahabat. Angel, Bella, dan Panji, tiga moodboster Andera Kehidupan Andera amat nyaman,aman, dan tentram sampai akhirnya seorang murid baru mulai mengusik kehidupannya dan semakin membuatnya sulit membedakan apa itu kenyataan
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I Missing You (COMPLETED)
  • The Valeska School
  • A New Beginning
  • REGREAT
  • Bad boy is a good boy for me [END]
  • Bad Boy Vs Cool Girl [END]
  • Falling into the World of Modeling
  • cerita diatas kanvas
  • Goodbye Angelo ✔️ (Tamat)

"Kamu itu nyata, tapi tak terlihat ada." ~Maharani~ Kamu hanyalah ilusi terbesar bagiku. Orang lain tak bisa melihatmu, tapi aku bisa menemukan kehadiranmu di sisiku. Kamu hidup, tapi tak pernah terlihat. Kehadiranmu ada, tapi tak bisa di rasakan oleh mereka. Mungkin bagi mereka ini hanyalah halusinasi belaka, tapi bagi kita ini adalah suatu hal untuk membuktikan fakta yang sebenarnya. Bagaimana jadinya jika kita jatuh cinta pada makhluk tak kasap mata? Mungkin ini adalah suatu hal yang mustahil tapi memang begitu kenyataannya. Maharani adalah seorang gadis yang hidup dengan keluarga yang berantakan. Kedua orangtuanya ada, tapi tak pernah memperdulikan dirinya. Sampai suatu ketika ia merasakan kehancuran dalam hidupnya. Membuat ia tak sanggup untuk hidup dan berniat mengakhiri hidupnya, tapi itu semua ia urungkan ketika sosok pria memberinya dukungan juga menolongnya dari kematian. Pria itu adalah Fajar Ragardan. Pria ramah dan dingin yang selalu ada untuknya. "Mereka tak salah, tapi fakta yang kamu tak tahu adalah, bahwa keberadaan diriku tak pernah nyata." ~Fajar Ragardan~ Semua ini memang tak nyata, hanya ada roh yang menjalar, namun tak menetap di satu sisi yang memang nyata. Ketika cinta terbit, apa seorang wanita yang selalu membuat masalah akan menyadari, bahwa pria yang membuat dirinya lebih hidup nyata? Atau justru kesedihan yang akan memisahkan mereka berdua?

More details
WpActionLinkContent Guidelines