Story cover for MAFAZA by miftamufida
MAFAZA
  • WpView
    Reads 2,107
  • WpVote
    Votes 205
  • WpPart
    Parts 60
  • WpView
    Reads 2,107
  • WpVote
    Votes 205
  • WpPart
    Parts 60
Ongoing, First published May 13, 2018
Kenangan bukanlah hal buruk yang harus bisa menghilang dari ingatan. Tetapi kenangan adalah warna-warni cerita kehidupan tanpa kita inginkan sekalipun.

Mafaza Flor Simran gadis berusia 17 tahun memiliki keluarga dan sahabat yang selalu memberikan kasih sayang dan cinta untuk dia. Namun kejadian 2 tahun silam membuat Mafaza berfikir tentang tidak akan ada cinta dan sayang yang datang secara abadi. dan membuat Mafaza mendapat julukan pacaran singkat.

Ini adalah warna-warni kisah  cinta semasa remaja dan cara pendewasaan diri.
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add MAFAZA to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
BarraKilla by novaadhita
64 parts Complete
LENGKAP! Follow akun ini sebelum baca🐧 Warning! Peringatan! Cerita ini bisa membuat kalian mengumpat, menangis, dan tertawa (jika satu SELERA)🍭 "Barr, aku juga nggak tahu kenapa Raden nyium aku." "Shit! Diem, Bego!" "Maaf." "Tahu nggak, kenapa gue nerima lo jadi pacar gue? Padahal lo yang nembak gue duluan di UKS dengan nggak punya malunya." "...." "Lo itu menyedihkan, Killa. Sangat menyedihkan. Gue selama ini cuma.... kasihan sama elo." "Barra, dada aku sakit." "See? Lo minta dikasihani lagi?" "Maaf." "Dan lo selalu mengatakan maaf biar lo semakin dikasihani." "Barra, kamu beneran mau aku pergi?" "Lo masih mau di sini? Nggak tahu diri banget. Habis ciuman sama suami orang, masih mau sama gue. Karena cuma gue yang bisa ngasih lo segalanya. Gue jijik sama elo." "Makasih, ya, udah mau jadi pacar Killa. Udah mau bahagiain Killa. Hehehe. Kita akhirnya pisah." "Gue nggak mau lihat lo lagi." "Hehehe." "...." "Barrabas Mahesa, makasih udah pernah jadi yang terbaik buat Killa." I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. Titik tertinggi mencintai adalah tahu diri untuk menerima sebuah kehilangan. "Barra, kenapa cara kamu mencintai aku kayak gini?" • Demi kenyamanan Anda saat membaca, disarankan memfollow akun penulis terlebih dahulu. • Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dalam cerita ini tanpa izin tertulis dari penulis. Semua yang ada dalam cerita ini murni hasil pikir penulis, maaf jika ada kesamaan nama, tempat, karakter, dan sebangsa itu. Selamat membaca!
You may also like
Slide 1 of 10
Bad Revenge || I'm Sorry cover
Love Does'nt Look At Difference cover
mystery of the past cover
Twist of Fate  cover
 First Love Again cover
𝐏𝐋𝐀𝐘 𝐆𝐈𝐑𝐋 𝐊𝐀𝐋𝐄𝐀 cover
Mahanaga Wiratama cover
Rama Prananta (Sudah Terbit) cover
Love Silence For You [END] cover
BarraKilla cover

Bad Revenge || I'm Sorry

10 parts Ongoing

WARNING!🔞 DI WARNING SEJAK AWAL, KARENA CERITA INI BUKAN UNTUK KALANGAN DI BAWAH UMUR. Cerita ini berbasis dewasa. **** Harusnya Sia tidak bermain-main dengan sosok yang bernama Eandra Farzan. Harusnya dia tau bagaimana gilanya pemuda itu ketika marah dan memiliki dendam amarah. Seperti yang sudah dia pelajari dari kasus Kiara. Namun, sayangnya Sia sudah terlanjur masuk ke dalam daftar hitam milik Ean karena penghianatannya dulu. Mungkin, hari-harinya yang suram akan semakin suram setelah dia berhasil dalam kontribusi menjebloskan Eandra dalam penjara. "Gue benci penghianat!" "Mau coba kabur? Ke ujung dunia pun, sampai menangis darah sekalipun, gak akan gue lepasin lo, Alesia Ayudisha." Tidak akan Ean biarkan kelinci kecilnya kabur, dan akan Ean pastikan gadis itu akan selalu tunduk. Ean tidak suka di usik, ketika kelinci kecil seperti Sia berani mengusik dan melawannya. Maka, kehancuran yang akan menghampiri gadis itu dengan nyata di depan matanya. "Mau lari sejauh apapun, tempat lo kembali akan tetap sama, yaitu di bawah kungkungan gue, mengangkang untuk gue, menerima hentakan gue, dan mendesahkan nama gue. Lo, akan kembali menjadi pelacur gue." **** Selamat membaca🖤 Don't copy my story!