Because Of Accident Or Matchmaking?

Because Of Accident Or Matchmaking?

  • WpView
    Reads 895,990
  • WpVote
    Votes 25,528
  • WpPart
    Parts 29
WpMetadataReadComplete Tue, Jul 2, 2019
Karena kecelakaan satu malam atau karena perjodohan? Seseorang yang menghindari sebuah perjodohan dengan melarikan diri ke club, dan berakhir dengan diperkosa oleh orang yang akan dijodohkan dengannya? Bah! Takdir sungguh sedang mempermainkan. Jadi untuk apa dia menghindari perjodohan jika hanya untuk mempermudahnya? _________________________________ My first amatir story:) Maaf kalau alurnya muter-muter :) Nggak vote nggak papa kok, kalian mau baca aja aku udah seneng banget:) Happy reading guys, enjoy with typo... Highest rank: #3 in watty2019 (300719) #1 in watty2019 (021019) Highest rank: #3 in wattys (311019) Highest rank: #1 in accident (020919) Highest rank: #1 in perjodohan (100919) DON'T COPY MY STORY! DILARANG PLAGIAT! Aku yakin imajinasi kalian lebih keren. Start : 29 Maret 2019 End : 3 Juli 2019 Copyright © 2019
All Rights Reserved
#283
watty2019
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [ E N D ] Bandung dan Kenanganku Tentangmu
  • [BG1]ADELIARLAN
  • Romeo & Juliet  ( Another Story ) #Wattys2018 ( Complete )
  • WEDLOCK [END]
  • Our
  • Ketos Is My Husband [Complete]
  • My Love [✔]
  • Bad Girl VS Bad Boy *Sudah Terbit
  • My Possessive Duda (Revisi)
  • Arina or Arisa? (Completed)

Pertama dan terakhir kali. Waktu tidak bisa berdetak mundur. Hari itu memang tidak akan pernah terulang. Tidak akan. Tapi kenangan hari itu tidak akan pernah hilang. . Jam 20.15 Dia berdiri dan menarik tanganku. "Ayo pulang. Kamu harus udah sampe kos sebelum jam 9 malem." katanya tegas. Aku bertahan di kursiku, mencebikan bibir. "Masih jam 8 Will.." Willdan hanya menatapku jengkel. menghembuskan napas berat. "Pulang. Kalau ga mau pulang, besok ga usah ketemu." Mendengar ancamannya yang sepertinya serius, aku langsung berdiri. Dia berpaling dariku, berjalan mendahuluiku. Sekilas aku bisa melihatnya tersenyum. Sial. Aku kalah rupanya. Aku berjalan cepat mengikuti langkah kakinya yang panjang. Dan tiba-tiba dia berhenti lalu berbalik ke arahku. Dan sambil menatapku dia tersenyum. Sepertinya ada makna lain di balik senyumnya.. . . (Ini karya pertama yang dipublish, semoga berkenan. Maafkan penulis tengah malam yang masih amatir ini.... mohon dukungannyaaaa !!! Terima kasih ^^)

More details
WpActionLinkContent Guidelines