Zaktualizowaliśmy nasze Wytyczne Treści.
Zapoznaj się z najnowszymi wytycznymi, aby nadal bezpiecznie udostępniać historie.
Ruang Lara

Ruang Lara

  • WpView
    Odsłon 2
  • WpVote
    Głosy 0
  • WpPart
    Części 1
WpMetadataReadW trakcie
WpMetadataNoticeOstatnia publikacja pon., maj 14, 2018
WpInfo
Poezja
#ruanglara . HANYA KEPALSUAN seperti di permaikan oleh imajinasi kenapa cinta harus hadir dalam hati jika luka yang menjadi pengikat cerita ini jika perpisahan yang harus dirasa menjadi sepi Apakah cinta ini hanya sebuah fatamorgana atau saja khayalan nyata yang memaksa hati untuk merasakan dahaga haus akan kasih dan sayang atau sekedar impian semu yang takan jadi nyata engkau hadir membawa senyum dan kau pergi meninglkan duka tinggalah air mata yang kau sisakan dan kesedihan yang tak berkesudahan masih ingatkah janji yang kau ihkrarkan tentang impian dibalut kesetiaan tentang cinta abadi yang terhias kasih sayang bersama keindahan dalam hiasan kebersamaan kini janjimu engkau bawa pergi kau berikan luka yang kau tancapkan dihati luka abadi yang menancap dalam hati Tak berdarah namun aku merintih dalam hasratnya diri semoga sakit ini membuatmu tersenyum semoga luka ini membawamu pada kebahagian karena disini aku tetap menyisipkan sepotong doa dalam sujud ku Doa terindah disetiap perpisahan Sekarang dan selamanya Ruang lara @dhely.saputra [ cerita usang ] 13,maei,2018
Wszelkie Prawa Zastrzeżone
Dołącz do największej społeczności pisarskiejOtrzymuj spersonalizowane rekomendacje dzieł, zapisuj ulubione dzieła w bibliotece oraz komentuj i głosuj, aby rozwijać swoją społeczność.
Illustration

To może też polubisz

  • Sepertiga Malam Tentangnya
  • KIARA [End]
  • Al La Na [TELAH TERBIT] ✓
  • AFFAIR (Completed)
  • Bianglala
  • Setia Di Hati (Selesai)
  • LOVE AND FRIENDSHIP ( R & J : 1 )
  • You're My Heartstrings [SUDAH TERBIT)
  • Hanya Rindu Dan Trauma

#1 in fisabilillah (29/09/20) CERITA SUDAH TERSEDIA DI DREAME DENGAN VERSI YANG LEBIH LENGKAP DAN SUDAH DIREVISI. KETIK JUDULNYA DI PENCARIAN LANGSUNG, YA:) •°•°•°• Kala fajar belum terbit, masih bersembunyi di balik pekatnya gulita. Di pagi buta, sang angin memeluk hangat para pemilik raga. Menggenggam angan. Memupuk berjuta harapan. Melangitkan doa ke angkasa Tuhan. Membisikkan sesuatu pada bumi, melalui sujud di hadapan sang Ilahi. Bergumam bersama angin, bercerita pada semesta melalui suara hati. Tahukah kamu, hal apakah di balik semua itu? Jawabannya ialah kamu. Kamu yang selalu berada di balik kata "semoga". Kamu yang tetap menjadi "Aamiin" teristimewa. Izinkan aku meminjam namamu, untuk ku perbincangkan bersama Rabb-ku kala sepertiga malam menyapa tidurku dengan lembut. Perihal lenganku yang belum bisa meraih pelukmu, maka izinkan aku mencintaimu dalam diam, mendekapmu dalam doa, dan memelukmu dalam sujud. •°•°•°• Bibirnya nampak menerbitkan senyum kecil sembari menatap gelapnya langit malam dari jendela kamar. Balutan mukenah masih memeluk raganya. Ia baru saja berbincang dengan Allah melalui perjumpaan doa. "Sepertinya, Allah menciptakanmu saat tersenyum. Sehingga kamu semanis itu, sehangat itu, semenyejukkan itu, juga semerindukan itu." "Setelah sholat tahajjud tidur, ya. Selamat malam, kamu." • Keisya Savierra Assalafiyah • •°•°•°• No copy paste guyss!! Buat karya dengan ide dan pemikiran kalian sendiri!

Więcej szczegółów
WpActionLinkWytyczne Treści