Story cover for Diskusi Senja by RifkaMudrikah_
Diskusi Senja
  • WpView
    LETTURE 195
  • WpVote
    Voti 31
  • WpPart
    Parti 4
  • WpView
    LETTURE 195
  • WpVote
    Voti 31
  • WpPart
    Parti 4
In corso, pubblicata il mag 14, 2018
Hidup itu jangan terlalu di bawa serius adakalanya kita harus bercanda.

Hidup itu tidak harus tentang cinta atau pun apalah itu.

Hidup itu jangan dengarkan kata mereka tapi jalani apa yang kita yakini karna hidup kita bukan urusan mereka.

Kisah ini menceritakan tentang seorang gadis yng tidak terlalu memikirkan 
perkataan orang lain gadis yang tidak perduli dengan orang orang sekitar.

Tapi gadis ini memiliki sejuta rahasia yang mungkin orang lain tidak akan pernah mengetahuinya.

Gadia yang selalu ceria tidak terlalu mengambil pusing masalah percintaannya selalu bisa membuat orang d sekitarnya tertawa.

#kisah ini menceritakan tentang kisah hidup author ( tapi tidak semua),hanya saja nama dan tokoh yang berbeda dari kehidupan nyatanya.kisah cintanya mungkin yang sama.tapi.....
Tutti i diritti riservati
Iscriviti per aggiungere Diskusi Senja alla tua Biblioteca e ricevere tutti gli aggiornamenti
oppure
Linee guida sui contenuti
Potrebbe anche piacerti
Potrebbe anche piacerti
Slide 1 of 9
Silent Scars | Orine cover
SI DINGIN YANG CAIR ( ORINE )  cover
ZIA AURISTHELA KANENZA  cover
My Love And Family Story cover
TERPAKSA MENIKAH DENGAN BADBOY ( ORINE ) cover
NAYYARA  cover
THAT'S MY IDOL (orinee😋😋) cover
Mencintai Dalam Diam cover
Kisah Cinta Gidara 💗On Going💗 cover

Silent Scars | Orine

17 parti Completa

seorang gadis yang selalu menghadapi kejamnya dunia dengan senyuman manisnya. gadis yang tak pernah terpikirkan cara untuk membenci, tak peduli berapa kali dirinya di hina, senyuman nya tak akan pernah luntur dari parasnya yang indah. mungkin hanya ada kesedihan di dalam dirinya, dan tak lupa keikhlasan dirinya menghadapi itu semua dengan senyuman. "jangan pernah berani buat sentuh gue" "dasar ga guna" "lu ga akan pernah pantas jadi teman gue" -Oline entah siapa yang ada di pihak nya, entah siapa yang melindungi nya, dan entah siapa yang menemaninya. yang pasti mereka semua hanya diam saat dirinya di tindas, mereka semua bahkan ikut mengolok-olok dirinya. "aku hanya ingin membantu" "maaf sudah membebani" "aku akan memantaskan diri" -Erine