Bulan Yang Cantik

Bulan Yang Cantik

  • WpView
    OKUNANLAR 4
  • WpVote
    Oylar 0
  • WpPart
    Bölümler 1
WpMetadataReadYetişkinTamamlanmış Hikaye Per, Tem 19, 2018
WpInfo
KURGU OLMAYAN
Dikala malam yang sepi,, langit memancarkan indah. Bulan seakan tersenyum memancarkan sinar terangnya. Tetapi ada seorang anak kecil duduk didekat pintu belakan rumah, dia seakan memandangi langit. Dengan raut muka sedih. Dia berbicara kepada bulan " wahai sang bulan aku ingin sekali bisa membahagiakan kedua orang tuaku......' entah aku diposisi sulit 'dengan pilihan berat pengorbanan waktu juga..." wahai bulan andai kau tau aku hanya ingin bisa melihat orang sekelilingku bahagia. Aku selalu berdoa dalam hati agar semua bisa terwujud. Dengan malam semakin dingin anak itu masih duduk menatap langit melihat bulan.
Tüm hakları saklıdır
En büyük hikaye anlatıcılığı topluluğuna katılınKişiselleştirilmiş hikaye önerileri alın, favorilerinizi kütüphanenize kaydedin ve topluluğunuzu büyütmek için yorum yapın ve oy verin.
Illustration

Ayrıca sevebilecekleriniz

  • A Bittersweet farewell  ( Sudah Lengkap Mari Di Baca)
  • GARIS TAKDIR
  • Memories in Moon
  • Love Setan(FINISH)
  • Dandelion [TERBIT]
  • LANGIT END
  • Cerita Sandhyā
  • ADIKARA ELUSIF (END)

Pertemuan yang manis yang Tuhan rencanakan untuk sebuah waktu yang singkat namun bermakna dalam sein dengan tidak sengaja bertemu dengan anak dari teman papanya dan pertemuan kembalinya sein dengan paman nya dan sein terlibat dalam membuat kejutan rencana ulang tahun untuk anak pamannya tersayang dalam pertemuan singkat itu semua hal terjadi sebuah kekaguman kecewaan persahabatan ikatan baru yang telah lama tidak terjalin beberapa bulan sembelum sein menyelesaikan bangku sekolah menengah atasnya akankah bertemunya kembali membuat sein akan menetap di Indonesia atau berpisah untuk mengejar mimpinya di luar negeri. Sein pergi seperti biasa pada hari libur ke kebun raya Bogor, sesudah keliling keliling naik sepeda sein pun beristirahat Sambil menyantap makanannya , tiba tiba seorang gadis duduk di sebelah sambil berbicara. "Boleh minta makanannya tuan? " Sein yang keheranan pun memutar bandan , ke arah gadis itu, meskipun keheranan sein tetap membagi makanannya, terdiam sesaat sein pun kemudian bertanya. "Kau datang ke sini sendiri?" " Tidak bersama pengasuh ku dan paman supir" "Lalu dimana dia sekarang ?" " Tidak tahu, tadi aku pergi sendiri ingin membeli dan tergiur satu makanan, tapi ternyata aku tidak memiliki uang tepat aku berbalik ternyata, aku terlalu jauh pergi dari mereka jadi sekarang aku tidak tahu mereka dimana, mungkin sedang mencariku, aku tidak sanggup mecari mereka karna aku lapar, jadi aku menghampirimu untuk membagi makanan sedikit untukku" "Bagaimana jika aku penjahat?" "Tidak mungkin, muka tuan seperti orang baik, bisa diam dulu tidak ,aku ingin makan!" Sein pun diam, sehabis makan, gadis itu meminta air minum. "Boleh aku minta air nya?" " Tidak , itu bekas, apa ingin membeli yang lain" "Tidak apa apa yang ini saja"

Daha fazla bilgi
WpActionLinkİçerik Rehberi