Iridescent

Iridescent

  • WpView
    Reads 1,175
  • WpVote
    Votes 157
  • WpPart
    Parts 36
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Nov 6, 2025
"Loe suka pelangi?" celetuk gadis itu sambil menatap rekannya yang terus menerus memfokuskan pandangannya pada pelangi di atas sana. "Nggak terlalu, tapi gue suka bagaimana pelangi menggambarkan perihal kehidupan." "Kehidupan?" kini mereka bersitatap. "Iya, pelangi adalah satu-satunya fenomena yang sangat menggambarkan kita. Kadang kita marah seperti merah, kadang juga bahagia seperti kuningnya, dan seterusnya." "Laksana 'Iridescent' pelangi dan warnanya mendefinisikan kehidupan kita sebagai manusia" . . . . Disclaimers‼️ • Fiksi • Pure karya pribadi • Harsh word • Dimohon bijak dalam menyikapi cerita ini . Update setiap hari kamis (kalau nggak lupa) . I hope you enjoy guys Salam @Woodahoo
All Rights Reserved
#150
phobia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • CLOSER
  • VAGALDARA [TERBIT]
  • Ily3000 [COMPLETED🦋]
  • First Love And Last Love(✔)🔚
  • LANGIT JINGGA (TAMAT)
  • NOISY SOUL [Ongoing]
  • GRIZELLE [Completed]
  • Stop It, Darka! [END]
  • Semu [Completed]
  • Bianglala
CLOSER

[ON GOING] *Fiksi Remaja [15+] Lebih dekat karena pertemuan. Hadirnya tidak terduga mengisi bagian dari kisah nyata dunia. Aku kira hanya sekedar lewat, ternyata malah semakin mendekat. Entah akan bertahan lama atau hanya sebagai bagian dari cerita hidup saja. _____ Aku hidup dalam kepura-puraan dengan suasana kelabu, bahkan dengan teka teki yang terus membelenggu. Diriku sendiri susah memahaminya apalagi kamu, Kania. Berhentilah karena aku hanya membawa luka tanpa bisa menyembuhkannya. ~Ragil Araga~ Aku sudah terbiasa terluka dan kecewa, jadi tidak perlu membicarakannya. Jangan terlalu mendorongku pergi, karena bisa jadi aku adalah jawaban dari semua teka teki yang sedang membelenggumu kini. ~Kania Sukma~ _____ *Maaf jika cerita ini masih memakai latar dan waktu masa remaja yang duduk di bangku SMA. Sangat membosankan bukan? Tapi cobalah untuk membaca prolognya, siapa tahu sangat penasaran apa yang ada dalam epilognya. Semoga saja berkenan membaca. Terima kasih atas perhatiannya. *I created my story just for fun. If you vote and comment, i'll be very grateful. *Cerita pertama yang aku buat di wattpad. CHECK IT OUT!!!!!

More details
WpActionLinkContent Guidelines