The Slimfit Theory

The Slimfit Theory

  • WpView
    Reads 2,447,473
  • WpVote
    Votes 277,239
  • WpPart
    Parts 40
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jun 25, 2022
Cewek, 25 tahun, good attitude, cantik, modis, pintar-walau pun tidak setiap saat, pekerjaan keren, jomblo. Kata terakhir itu dijamin mampu menutupi beberapa kata bernilai positif di depannya. Di saat hampir semua teman wanita seumurnya sibuk mengurus suami dan anak, Rosie Nandiswara masih harus sibuk mengurus pekerjaannya. Saat teman-temannya mendapat pesan singkat dari suami atau pacar yang mengingatkan untuk makan, jangan terlalu capek, dan bla bla bla, Rosie cuma mendapat pesan dari atasannya-lagi-lagi mengingatkan soal deadline. Ini bukan hidup yang Rosie pilih. Rosie juga mau, seperti teman-temannya yang lain. Masalahnya, Rosie masih terjebak dengan obsesi anehnya sejak di bangku kuliah dulu. Rosie punya kiteria sendiri untuk menilai apa seorang cowok cukup menarik atau tidak di matanya untuk dijadikan pasangan. Ada beberapa hal; 1. Seiman dengannya, 2. Pintar, 3. Wangi, 4. Punya badan lebih tinggi darinya-yang untungnya tinggi Rosie tidak lebih dari 160cm, 5. Single. Belum pernah menikah dan tidak sedang menjalin hubungan dengan siapa pun. 6. Berkemeja slimfit.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Terlanjur Resepsi
  • When a Man Falling in Love
  • Zero-sum Love [FIN]
  • Blonde & The Cold Heart [TERBIT]
  • Kumpulan Novelet Romansa (one shoot)
  • I'M NOT CINDERELLA
  • Way To You (END)
  • CALON LELAKI IDAMAN
  • Secangkir Kopi & Pencakar Langit (#1)

Kiran Mahesa, bujang lapuk yang ditinggal nikah oleh para adiknya. Diusia nya yang menginjak 32 tahun, dia sudah kebal digosipin disana sini. Dia nggak mau ambil pusing, selama makan nya cukup, gaji nya nggak dipotong dan cicilannya lancar. Dia bodo amat mau digosipin apa aja. Tapi berbeda jauh dengan sang ibu, yang semakin lama semakin khawatir karena anak sulung nya itu nggak menunjukkan tanda-tanda ingin beristri. Alhasil sang ibu semakin gencar mempromosikan anaknya kesana kemari. Terhitung sudah lebih dari 20 kali dia mengikuti kencan buta. Tapi semua yang mendekati Kiran nggak pernah bertahan lama. "Jangan kelamaan lajang, ntar expired." Ceramah bocil kemaren sore yang dulu nya doyan nongkrong di empang rumahnya. "Anak kecil gausah banyak omong." Balas Kiran cuek. "Aku udah gede ya, bang. Udah 23 tahun. Udah bisa jadi bini orang." Sungut perempuan tersebut kesal. Kiran melirik keatas dan kebawah secara seksama. Kemudian terkekeh pelan. "Nggak tuh, masih kecil." "SETAN!" *** Start : Sept 2023

More details
WpActionLinkContent Guidelines