Suaraku
  • WpView
    Reads 44
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadComplete Wed, Dec 5, 2018
Ibu walaupun aku tak pernah melihat wajah cantikmu,tapi kau tetaplah ibuku yg sangat aku cintai. Andai saja aku bisa melihatmu sekali saja,sungguh bahagia. Kau berjuang dari mulai mengandungku,melahirkanku,merawatku sampai akhirnya kau pergi untuk selamanya didunia ini. Tak ku ingat sebagaimana kecantikanmu tapi jasamu akan selalu ku ingat selalu Ayah Kaulah pahlawan bagiku,tak terhitung seberapa banyak tetesan keringat yg mengalir dari tubuhmu hanya untuk membahagiakanku. Kau rawat aku,kau gantikan posisi ibu,kau adalah ayah sekaligus ibuku. Entah seberapa banyak kata kata kotorku yg telah aku lontarkan terhadapmu Entah seberapa banyak permintaanku terhadapmu Entah seberapa banyak aku membuatmu termenung ditengah malam menghadap memohon kepada Yang Maha Memberi Rizqi Allah SWT hanya untuk membahagiakan anakmu. Entah seberapa banyak aku berbohong terhadapmu. Saat aku ingin membuatmu bangga,engkau menyusul ibu dan meninggalkan aku sendiri.
All Rights Reserved
#619
renungan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DEAR LOVE (ERNANDO ARI SUTARYADI) (SUDAH TERBIT)
  • N E L A N G S A(END)
  • Ikhtiar Menjemput Cinta [REVISI + END]
  • KEKASIH : Special Edition
  • Angel To Raya (END)
  • Rumah baru untuk Ibu
  • Surga yang Harus ku jaga
  • Bitch Daughter (Putri Kupu-kupu Malam) SELESAI✓
  • NEVER CHANGE ME & YOU
  • Surat Cinta Untuk Ibu

Cinta itu nyata dan bisa terjadi kepada siapa saja. Termasuk aku yang mencintai sosok idola banyak orang. Lucu bukan ? Seorang fans mencintai idolanya? Namun itu yang aku rasakan mau bagaimana lagi cinta dayang tanpa memilih siapa yang akan dicintainya ? Dan kalian tahu aku ini seorang pengecut yang tak berani menunjukan rasa cinta itu, padahal orang yang ku cinta berada disekelilingku. Aku hanya mampu memberinya puisi, sarapan, ucapan semangat, dan juga ucapan selamat jika ia meraih sebuah gelar juara. Aku melakukan itu semua tanpa memberi tanda siapa aku. Biarlah begitu jika aku dan dia jodoh kita pasti bertemu entah kapan itu. Satu yang pasti cinta ku akan selalu tumbuh untuknya. ~Eka Prisilia Rahyana Siapa sebenarnya kamu? Tulisan-tulisanmu membuatku penasaran dengan wajahmu. Sarapan yang kamu kirimkan begitu lezat. Aku selalu menikmatinya. Jika aku bertemu denganmu ingin rasanya ku ucapkan terima kasih banyak. Berkat tulisan-tulisan itu aku menjadi lebih bersemangat dalam menjalani hidup ini. Apakah kamu tahu tanpa kamu sadari aku telah jatuh hati ke kamu? Aku harap kita akan segera bertemu dan mengungkapkan rasa ini satu sama lain. Aku mencintaimu walau kita belum pernah bertemu. ~Ernando Ari Sutaryadi Aku mengenalmu jauh sebelum kamu mengenalku jauh sebelum pertemuan pertama kita. Rasa itu hadir jauh sebelum kita bisa sedekat ini. Namun sayang ketika kita dipertemukan ternyata kamu mencintai dia sahabatku, tak apa sebelum kata jadian diantara kalian terucap aku tak kan berhenti untuk mengejar. Aku akan tetap memperjuangkanmu sampai pada akhirnya lelah itu menghampiriku sendiri. ~Saddam Emmiruddin Gaffar

More details
WpActionLinkContent Guidelines