Unspecifed Destiny

Unspecifed Destiny

  • WpView
    MGA BUMASA 5,753
  • WpVote
    Mga Boto 508
  • WpPart
    Mga Parte 21
WpMetadataReadKumpleto Thu, Nov 5, 2020
Peringatan: semua cerita ini hanyalah fiksi belaka dan memang sedikit di luar nalar manusia. Harap maklum. Cerita rumusan dari anggota Febri Lovers terutama Eba Muhammad dan Reyhan Hanafi. Thanks atas rumusan cerita ini. Harley, anak dari pasangan Lesley dan Gossen yang sebelumnya mengalami kekerasan dalam keluarga bahkan masyarakatnya juga harus di rasakan oleh anaknya. Hal ini terlihat pada keseharian Harley yang selalu di bully oleh teman sekolahnya. Mereka iri karena Harley selalu mendapatkan nilai tinggi di sekolahnya. Harlet yang tidak kuat pun terguncang mentalnya dan menjadi sosok yang sangat mengerikan yaitu menjadi seorang psikopat. Ia tega membunuh teman yang membullynya dengan sadis. Keesokan harinya, polisi menemukan jasad korban dan menemukan barang bukti sebilah pisau. Polisi pun berusaha mencari pelaku hingga melalukan investigasi di tiap sekolah Land Of Dawn. Polisi pun dapat menangkap pelaku Alias Harley dengan perjuangan yang cukup berat. Harley pun dimintai keterangan. Harley mengakui perbuatannya karena ia selalu di bully oleh teman-temannya. Ia pun di sidang dan dinyatakan tidak bersalah karena ia di bully oleh sang korban dan orangtua korban di nyatakan bersalah karena tidak mendidik anaknya dengan baik. Orang tua korban benar-benar menaruh dendam kepada keluarga Harley hingga mereka melakukan sebuah penculikan kepada keluarga itu. Bagaimanakah kelanjutannya? Bagaimana kisah Harley? Apakah semuanya akan berakhir? Semua akan terungkap. Di cerita ini. Unspecifed Destiny. Takdir Yang Tidak Di Tentukan. Di mulai...
All Rights Reserved
#169
psycho
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • SUARA BIA (TAMAT)
  • Nayara [ TERBIT ]
  • Senandung Kematian [Selesai]
  • Alletarez
  • I LOVE YOU✔
  • UMBRELLA
  • broken girl will be sad
  • BUMANTARA
  • Commitment At That
  • ALXERO

"Bia, Ibu tahu, ini semua hanya keisenganmu untuk lari dari hukuman. Tapi hukuman tetaplah hukuman, Bia. Kau tidak bisa lari dari itu." Lanjut sang Guru menyadarkan Bia dari lamunannya. Sorot matanya penuh kekecewaan. Tangannya mengepal, mencengkeram erat rok biru yang ia kenakan. Ia merasa tersudut. Tak ada yang mendengarkannya. Tak ada yang memahaminya. Tidak kedua orang tuanya, tidak juga tempat yang konon disebut rumah keduanya. Sekolah. Sedetik kemudian Bia bangkit dari kursi. Mengambil kertas dan pena yang ada. Lugas, ia menuliskan sesuatu dengan tangan kecil yang penuh luka itu. Getar terlihat dari tangannya. Guru itu memandang bertanya-tanya. Namun Bia tak peduli. Ia meletakkan pena itu, lalu dengan cepat melipat kertas itu. Tanpa permisi, Bia meninggalkan ruangan dan sang guru yang masih tak mengerti aksi apa lagi yang akan dilakukan siswi itu. Langkahnya cepat. Tujuannya terhenti pada kotak saran yang usang. Kotak yang terbuat dari kayu itu tampak berdebu dan diselimuti sarang laba-laba. Bia menelan salivanya. Menatap lurus pada kotak itu dengan sedikit sisa-sisa harapan yang ada. *** ⚠️Semua yang ditulis adalah murni imajinasi penulis. Vote dan komentar yang diberikan akan sangat berharga/memberikan semangat penulis untuk membuat kisah selanjutnya. Selamat membaca, semoga terhibur dan terimakasih telah menyempatkan waktu untuk membaca :) ❤️

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman