Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.
True Love Never Runs.

True Love Never Runs.

  • WpView
    Membaca 1,003
  • WpVote
    Vote 115
  • WpPart
    Bab 7
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sen, Apr 8, 2019
WpInfo
Fiksi Penggemar
"Yesung oppa, oppa selalu ada di sampingku, mengulurkan tangan saat aku terjatuh, menyeka keringatku saat aku lelah, meminjamkan bahu oppa untuk bersandar saat aku menangis, bahkan oppa juga menghapus air mataku. Kenapa oppa? Kenapa aku tidak jatuh cinta pada oppa saja? Kenapa dengan bodohnya aku malah jatuh cinta pada Kyuhyun oppa yang sama sekali tidak memandangku?" -Kwon Yuri "Menagislah Yuri-ah. Menangislah sampai kau lelah untuk menangis dan melupakan semua rasa sakitmu. Aku akan selalu di sisimu," -Yesung
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#146
seohyun
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  •  ✔️Let Me Know [END]
  • First
  • 7 Years Of Love
  • Beautiful World (Completed)
  • Done For Me √
  • You're Mine
  • Cheeky Love ( COMPLETE )
  • Our Love is Like That ✔️
  • Can I have u miss bae?
  • OUR (SELESAI)

Follow dulu yuk!! Happy reading 💜 [SUDAH REVISI] *** "Tidak ada yang berubah, Yura tetap peri kecil oppa yang manis." ~Seokjin "Bagaimana bisa? Hanya dengan berdiri di bawah langit yang sedang hujan kau bisa tersenyum selebar ini. Padahal selama ini aku bertarung melawan diriku sendiri untuk mendapat perhatianmu." ~Jungkook. "Aku benar-benar membencimu, dari semua orang aku paling membencimu, benar-benar membencimu!" ~Yura ______________ ____________________ *** "Kau menyukaiku? Jadi aku ini apa bagimu?" "Manusia." "Aku tahu aku ini imut seperti anak anjing, tapi kau menganggapku sebagai apa?" "Jeon Jungkook." "Ah, benar-benar mengesalkan." "Jawaban seperti apa yang ingin kau dengar?" "Jawaban yang sebenarnya kau tahu. Apa aku spesial bagimu?" "Hm." "Sebagai?" "Teman." "Hanya teman? Itu tidak spesial, semua orang di sini juga menganggapku teman." "Tapi mereka punya teman lain, aku tidak." *** "Kenapa kau mengabaikan wajah tampan dari surga ini?" "Kenapa wajahmu begitu? Kau terkejut karena baru menyadarinya?" "Tidak." "Lalu kenapa?" "Hanya ... oppa punya rasa percaya diri yang tinggi." "Tentu saja, memang harus begitu. Kau juga." "Apanya?" "Cantik." ______________ __________________ *** "Oppa, mari hentikan." "Yura-ya ...." "Aku tidak bisa lagi, oppa tolong berhenti. Aku sakit, saaangat sakit. Dan rasa sakit itu terus bertambah setiap melihat oppa." "Oppa mianhae." "Tidak bisa, aku benci oppa! Sangat membenci oppa. Aku tidak bisa memaafkan oppa." "Mianhae." "Tidak mau!! Oppa pergilah, jangan datang lagi." *** "Kenapa? Kenapa kau begitu membenciku? Kenapa kau begitu membenci semua orang? Apa kami jahat padamu? Apa orang-orang ini jahat padamu?" "Hm. Semua orang jahat dan aku benci itu." "Tidak. Kau salah, tidak ada orang yang jahat padamu. Kau satu-satunya yang jahat pada dirimu sendiri." _____________ _________________

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan