Secerca cahaya mengingatkanku pada dirinya. Dia yang berhasil mengambil hatiku, perasaanku, dan pikiranku. Dia yang menjadi tujuanku untuk berkuliah. Semangatku tak kenal lelah saat ku melihat matanya. Dia adalah cinta pertamaku. Dia juga yang membuat ku terjatuh di sumur yang paling dalam.
Aku merindukannya sungguh ku ingin melihatnya lagi. Dari kejadian itu, aku tak pernah berhubungan dengannya lagi. Hatiku rapuh dan mungkin sampai saat ini masih begitu. Hari itu juga membuatku tak percaya akan sebuah persahabatan. Sahabatku yang paling baik akhirnya menjadi orang yang paling jahat dihidupku. Karenanya juga aku berniat untuk mengubur rasaku untuk cinta pertamaku . Iya itu dia. Dia kekasih di dalam hatiku untuk selamanya.
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Bodohnya aku selalu menampik perasaanku padanya. Gomen.. karna membuatmu menunggu sangat lama. Tetaplah menjadi dirimu yang selalu ada untukku, slalu bisa membaca isi hatiku dan memenuhi keinginanku untuk selalu bersamamu...