Konco Cilik

Konco Cilik

  • WpView
    LECTURES 14
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Chapitres 2
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication jeu., mai 17, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
"dery banguuuun, ayok ktanya mau main sama lunaa. luna udah mandi niiihhh" "ennghh, apasih" "dery udah janji mau temenin luna seharian ini ihhh" mengembungkan pipi. "iya-iya, entar dery mandi dulu" "yeeyy, jangan lelet. awas kalo masi tidur lagi !!" ancamnya. °°° cerita yang mungkin ga bakal dimengerti. entah di pikiranku ada apa. belum selesai nulia cerita sebelumnya udah cerita baru lagi. maklum ya, yg kmarin lupa jalan ceritnya :v. yg ini in syaa Allah berjalan mulus. yaa selagi ada yg minat sih. hahaha to no problem, tujuanku nulis ya buat menghibur diri aja :v lets hv fun with my story 🙏🙏 tinggalkan jejak boleh sangat :v
Tous Droits Réservés
#20
kekuarga
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Love in Difference
  • Jejak Waktu [Complete]
  • KISAH TANPA ENDING ✓
  • Instagram ~You first and last
  • Origami Alfiolita (End)
  • Always Loving You
  • My love ' My Enemy [ END ]
  • TUBUH GADIS NERD [END]
  • SATU HARI (TAHAP REVISI)
  • Langkah (By Auzizahirah)

🗣 Orang medan wajib baca. Gaya bahasa asli medan. Hari hariku selalu menyenangkan bersama kelima temanku. Tapi setelah bertemu dengan dia, hari demi hari yang kujalani menjadi berbeda. "Astaga, lalap mukakmu aja yg kutengok." ketusku padanya. Tapi dia hanya memamerkan sederet gigi putihnya dan menampilkan bolongan di pipi kirinya. Ah manisnya, Boleh jugalah kalok kudekatin. Batinku. "mau ngapain sih kau?" tanyaku sedikit marah "Gak nyangka aku bakal jumpa kau lagi disini. Pasti kita jodoh." jawabnya tanpa dipikir dulu ..... "Jangan liatin Hp terus, aku mau ngomong ini" pintanya padaku "Ish. Yaudah cepat, kau cuman kukasi waktu 10 menit untuk ngomong. Cepat!" perintahku padanya "Oke. Mungkin kau masih marah samaku atas kejadian semalam dan aku mau minta maaf udah buat kau ngerasa malu. Mungkin kita belum kenal dekat, tapi setidaknya aku mau kita bisa berteman." pintanya dengan suara penuh harap dan penekanan setiap katanya. "Permintaan maafmu kuterima, tapi untuk melupakan kejadian semalam mungkin belum" Timpalku panjang lebar

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu