ARAFA
  • WpView
    Reads 292
  • WpVote
    Votes 37
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 25, 2018
Clara iattenw putri haddad Gadis cantik yang disukai banyak orang, tetapi lebih memilih menyukai lelaki yang belum pernah ia lihat secara langsung. Apa kalian pernah merasakan jatuh cinta kepada lawan jenis yang belum pernah kalian lihat dengan mata kepala sendiri? Apakah itu cinta dengan berawal nyaman? Atau ada alesan lain lagi? Bagaimanakah kisah clara berlanjut? Happy Reading Guys. *** cerita ini hanya cerita ringan, tidak perlu dibawa berat, cukup rindu saja yang berat, kamu jangan.
All Rights Reserved
#476
rindu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PROSA "Proyeksi Rasa" [END]
  • Dear Kamu
  • True Life, True Love ☘︎ (𝐶𝑜𝑚𝑝𝑙𝑖𝑡𝑒𝑑)
  • TROUBLEMAKER
  • philanthropy
  • love at first sight?
  • [1] Closer ✔️
  • painful love or unrequited love
  • Rannia√
  • MOVE ON ✅

Bagi Alfira, persahabatan adalah ikatan tanpa komitmen. Sedangkan sahabat adalah makhluk Tuhan yang siap mendengarkan keluh kesahmu dan memberi solusi dari masalah kehidupanmu. Tapi keadaan memang tidak pernah bisa diprediksi, apa yang dimiliki juga bisa kapan saja pergi. Ketika sahabatnya pergi, Alfira benar-benar kehilangan arah tanpa arti, butuh adaptasi lagi untuk sembuh dari elegi. "Cuma lo Ra! yang menganggap persahabatan ini bukan apa-apa. Ya cuma lo!" ucap Reza kecewa. Namun, ketika semuanya kembali mampukah Alfira berdamai dengan hati? Butuh waktu yang lama untuk sembuh, butuh keadaan yang seirama untuk menempuh. Tapi, bagaimana jadinya jika aku sudah berhasil berlabuh, dengan mudahnya kau kembali dan karamkan lagi kapalku? "Kalo nggak mau jadi pacar gue oke gue terima lo tolak, tapi kalo gue lamar gimana?" ucap laki-laki yang ada dihadapannya. Lalu apa-apaan kali ini? Dengan berani dan percaya diri tingkat tinggi, dia menawarkan diri menjadi awak kapalku? Yang aku yakin, dia pasti mampu membantuku. Namun, bisakah aku melupakan masa lalu? Dan kembali menempuh perjalanan baru?

More details
WpActionLinkContent Guidelines