Iridescent
"Loe suka pelangi?" celetuk gadis itu sambil menatap rekannya yang terus menerus memfokuskan pandangannya pada pelangi di atas sana.
"Nggak terlalu, tapi gue suka bagaimana pelangi menggambarkan perihal kehidupan."
"Kehidupan?" kini mereka bersitatap.
"Iya, pelangi adalah satu-satunya fenomena yang sangat menggambarkan kita. Kadang kita marah seperti merah, kadang juga bahagia seperti kuningnya, dan seterusnya."
"Laksana 'Iridescent' pelangi dan warnanya mendefinisikan kehidupan kita sebagai manusia"
.
.
.
.
Disclaimers‼️
• Fiksi
• Pure karya pribadi
• Harsh word
• Dimohon bijak dalam menyikapi cerita ini
.
Update setiap hari kamis (kalau nggak lupa)
.
I hope you enjoy guys
Salam
@Woodahoo