Words In Our Life

Words In Our Life

  • WpView
    LECTURAS 264
  • WpVote
    Votos 46
  • WpPart
    Partes 11
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, jun 2, 2019
Ini adalah lisan dari hati yang ku tuliskan di sini, perantara rasa yang tidak pernah sampai. Ini adalah kisah tentang aku dan kau yang haram menjadi kita. Ini adalah sajakku, puisiku, harapanku, dan perasaanku yang tidak pernah kau lirik walau sedetik. Aku hanya akan berbagi dengan mereka yang bernasib sama denganku. Sedangkan kau, berbahagialah dengan pilihanmu. Setidaknya tulisanku lebih mengerti daripada kamu yang menyudahi sebelum memulai.
Todos los derechos reservados
#502
curhatan
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Aku, Kamu, dan Takdir Tuhan
  • Cinta dan Takdir Rania [End]
  • Lost in Your Mysterious Feeling [ TAMAT ]
  • Rasa Tanpa Kata
  • CLARA
  • Hanya Saja
  • You are in my past and my future [END]
  • MENCINTAIMU, SEINDAH TUHAN MENCIPTAKANMU
  • DEAR LOVE (ERNANDO ARI SUTARYADI) (SUDAH TERBIT)
  • Surat Cinta untuk Diriku Sendiri

Aku, Felicya Anastasya. Gadis bodoh yang terjebak dengan perasaan ingin memiliki terhadap sahabatku sendiri. Tapi dia, dia mempunyai wanita yang sudah dari lama dia kagumi. Namun saat wanita itu mengkhianatinya, aku dengan gagah mengobati dan berjanji tidak akan pernah meninggalkannya, dan diapun demikian. Dia mulai menaruh perasaan padaku dan menyuruh ku melupakan komitmen dulu, untuk tidak terbawa perasaan. Namun, Dia mengkhianati ku saat diriku percaya, ia tidak akan pernah mengecewakanku. Tentu, dia adalah laki-laki brengsek yang Tuhan pertemukan padaku. ...... Saya, Hairez Alzam Ghaaziy. persis seperti dibilang oleh Felicya, ya saya laki-laki brengsek, laki-laki yang dengan gagah membuat sahabatku sendiri jatuh cinta sejatuh-jatuh nya terhadap saya. Saya mengkhianatinya disaat saya tahu dia begitu mencintai saya, saya lebih memilih gadis yang baru saya kenal dibanding dia yang sudah menemani saya ketika saya terpuruk. Saat dia menjauh sejauh-jauhnya terhadap saya, Tuhan malah mempertemukan kita kembali setelah bertahun-tahun tidak bertemu. Saya ingin sekali menghampirinya, dan menyembuhkan rasa sakit dia yang belum sembuh hingga saat ini. Tapi bagaimana caranya? _Aku, Kamu, dan Takdir Tuhan_ _13 Januari 2025

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido