Levan
  • WpView
    Reads 918
  • WpVote
    Votes 316
  • WpPart
    Parts 22
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 20, 2020
Leva tidak bisa menanggung masalahnya sendiri, ia selalu menghindari hal tersebut, apalagi turut dalam penyelesaian-nya. Bagaimana ia bisa tersandung dalam masalahnya? Mengapa ia memiliki kebahagiaan pada circle yang sama? *** Alvan harus rela memutuskan komitmen yang sudah ia buat untuk diberikan sia-sia kepada saudaranya sendiri. Mengapa ia bisa mengatakan seperti itu? Apa masalah yang terjalin? Mungkin sekarang, Alvan merasa dirinya sangat tepat berada disaat yang seperti ini meskipun hal tersebut tidak adil baginya. *** Tidak disangka, Leva mengalami suatu masalah dan yang menjadi penyebab utamanya adalah Alvan. Hal ini yang mengharuskan mereka menjalani kehidupan-nya bersama. Akankah Leva dan Alvan dapat mengahadapi masalahnya masing-masing? Atau mereka tidak akan pernah menyelesaikan masalahnya? Bagaimana kah kisah mereka berdua, berakhir bahagia dengan masalah yang kandas atau malah semakin berada pada jurang laut yang paling dalam? *** written by: piyurifiti prufitia email contact: pprufitiaa1@gmail.com
All Rights Reserved
#4
leva
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I Will Change My Fate | By: soraya || Rora & Jungwon
  • ALVARENDRA (KETUA GENG MOTOR)
  • Antaressa
  • 04:Love Struggle✔
  • ELVANO
  • Me,You and the story we went through.
  • Prestige
  • Problem's love ✔
  • REVANARA
  • 01:Love You More✔

Peringatan!! 16+ Kembali ke masa dimana ayah dan bunda ku waktu mereka masih remaja? Ah! Tidak mungkin. Keluarga? Seperti yang kalian tahu, semua keluarga adalah tempat yang terbaik untuk pulang. Lalu bagimana dengan kita yang bernasib lebih percaya orang luar daripada keluarga sendiri? Itulah aku, Karin begitu juga dengan Raga; si anak pertama. Kini kalian tahu, aku lebih tahu. Namun ku tutupi itu semua dengan perban. Perban yang tak terlihat. Apa itu? Tertawa dan senyum. Apa aku harus pergi ke masa lalu agar bunda dan ayah bisa mencintai sedari dulu dan memperbaiki semua? Ayah memang agak keras orangnya, apalagi ayah katanya dulu anak band, namun cita-citanya harus terkubur karena tuntutan ayahnya(kakek ku). Kejadian saat konser juga dialami ayah, yang membuat ia trauma, sehingga tidak memperbolehkan anaknya untuk membuat anggota band. Ternyata bunda dan ayahku memiliki trauma masing-masing, yang membuat mereka terkadang melampiaskan satu sama lain. Peringatan🚨: •Ini cerita murni yang dibuat sendiri. •Jangan menjiplak cerita, karena ada undang-undangnya sendiri. •Jika ada sedikit kesamaan cerita, itu tidak kesengajaan, terimakasih. -salam sastra- Author by: Soraya Happy reading y'all!!!

More details
WpActionLinkContent Guidelines