Never click suspicious links
Reminder: Wattpad will never ask for passwords, payment information, or other sensitive account security details.
Hurt
  • WpView
    Reads 111
  • WpVote
    Votes 19
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Aug 8, 2020
Ia yang tak dinginkan,namun tetap berjuang. Ia yang tak mampu berucap saat raga dekat dengan "nya". Ia yang selalu menahan,dan tak cukup berani menyampaikan. Sampai suatu ketika waktu berkata CUKUP, beri waktu hati mu pulih dari apa yang tak seharusnya terjadi. Ntahlah apakah waktu akan memperkenankan dia kembali berjuang,dan menyadarkan seseorang,,atau malah waktu menyuruhnya benar-benar pergi dan tak kembali. Hanya dia dan Tuhan lah yang tahu. * Hallo readers🙌 Ini cerita pertama ku loh,,kalo cerita yg sebelumnya kan cuma kata-kata nah ini aku mau coba buat cerita beneran😂 Maklum yaa kalo banyak kesalahan,authornya masih amatiran. Silahkan membaca😂😂😂
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rayhan: sebelum hati berani pulih
  • Jejak Waktu [Complete]
  • PROSA
  • Damira (END)
  • Just Words
  • Let Me Love You Longer
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • Waktu?
  • the impossibility
  • Naura & Lukanya

Prolog - Luka yang Tidak Bisa Dikembalikan Oleh Wayan Arjuti Mereka bilang waktu akan menyembuhkan segalanya. Tapi mereka tidak pernah benar-benar tahu rasanya patah hati - bukan karena cinta yang ditolak, tapi karena kepercayaan yang dihancurkan dari dalam. Aku pernah percaya pada satu wajah. Pernah membayangkan masa depan yang tenang, rumah kecil, suara anak tertawa di halaman, dan seorang perempuan yang akan duduk di sampingku meski dunia berubah jadi reruntuhan. Tapi tiga hari... Hanya tiga hari setelah aku memutuskan menikah dengannya, semuanya lenyap. Seperti air hujan yang turun deras, menghanyutkan semua rencana, semua harapan, semua rasa. Namaku Rayhan. Dan kisah ini bukan tentang bagaimana aku menjadi hebat. Tapi tentang bagaimana aku belajar berdiri lagi - saat hati sudah terlalu hancur untuk percaya, dan masa lalu terlalu sakit untuk diulang. Aku menulis ini... bukan untuk mengungkit luka. Tapi agar kamu tahu: ada luka yang tidak bisa dihapus, hanya bisa diterima. Dan dari sanalah, kita mulai pulih.

More details
WpActionLinkContent Guidelines