On 1st July

On 1st July

  • WpView
    Reads 77
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Dec 3, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Selamat datang aku ucapkan untuk kalian semua. Ini adalah Wattpad pertama aku. Semoga kalian menyukainya 😊 *** "Karena kenangan itu ada untuk dikenang, bukan untuk dilupakan." - author Setumpuk kertas yang disusun dengan sangat sempurna, apakah tumpukan kertas tersebut akan runtuh dengan hanya tersentuh? Ya, itu semua tergantung dengan seberapa besar kekuatan sentuhan yang tersalurkan. Tetapi, bagaimana jika sentuhan itu disengaja dan benar-benar kuat? Ya benar, memang runtuh, tetapi tetap saja wujudnya kertas, bukan? Hmm, ya begitu pula dengan kenangan, sebesar apapun kekuatan untuk melenyapkannya tetap saja ia melekat didalam pikirian, bahkan hati kita. Jadi, ijinkanlah kenangan itu menetap. Karena ingatlah, dulu hari-harimu indah dengan kejadian-kejadian itu, sebelum akhirnya menjadi kenangan. *** Cerita ini disusun oleh penulis amatir yang tentunya belum mahir dalam masalah kepenulisan. Oleh karenanya, author akan dengan senang hati menerima kritik dan saran. Happy reading!!😊
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kue Manis & Rasa Pahit | Hyuckna
  • Anugerah Patah Hati [COMPLETE] ✔
  • Unread Massages
  • Jejak Waktu [Complete]
  • 8 LETTERS [chenle-ningning]
  • Cerita Senja
  • Let Me Love You [completed]
  • Love Behind Friendship [Terbit]
  • Om, Ayo Nikah!
  • Rannia√

Haechan > Harsa Jaemin > Dikara Dikara cuma seorang penjaga toko. Takdirnya nggak semulus orang lain. Dia dituntut dewasa lebih cepat demi adik-adiknya, dan diminta mengalah terus-menerus demi kakak-kakaknya. Jadi bagian dari sandwich generation bukan hal yang mudah. Setiap hari, ada saja konflik, baik di rumah, maupun di tempat kerja, yang entah kenapa selalu berakhir di pundaknya. Yang Dikara inginkan sederhana, Sedikit ruang untuk bernapas. Menikmati sisa gaji yang pas-pasan untuk secangkir kopi di pinggir jalan, atau membeli kue manis yang dulu cuma bisa ia lihat dari balik etalase. Tapi hidup tak pernah benar-benar memberi jeda. Ekonomi keluarganya yang timpang membuat Dikara jadi seperti aset, dipakai untuk membayar semua biaya hidup masa lalu yang bukan salahnya. Sampai suatu hari, takdir sebagai kasir mempertemukannya dengan Harsa, seseorang yang sejak kecil punya segalanya, yang hidupnya tampak mudah dan nyaris tanpa luka. Namun justru Harsa lah yang menolak semua privilege-nya. Ia memilih kebebasan dengan cara yang tak biasa, dan perlahan, tanpa sadar, menarik Dikara masuk ke dalam labirin miliknya sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines