Sepi di Tengah Keramaian

Sepi di Tengah Keramaian

  • WpView
    Reads 526
  • WpVote
    Votes 41
  • WpPart
    Parts 30
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 30, 2018
Menulis adalah caraku menangis. Jariku adalah degup jantung kecewa, kata adalah dengusan kasar di atas luka, dan puisi; puisi adalah air matanya. Di lain hal, aku kerap menulis karena aku sadar terkadang ucapanku tak pernah di dengar lagi, terkadang kecewaku tak dipedulikan lagi.
All Rights Reserved
#47
tulisanhati
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • HI! AB PART 1
  • 𝑭𝒓𝒐𝒎 𝑴𝒆 𝒕𝒐 𝑴𝒚𝒔𝒆𝒍𝒇✨ | 𝓓𝓲𝓪𝓻𝔂 𝓛𝓸𝓿𝓮 𝓜𝔂𝓼𝓮𝓵𝓯✨
  • Karena Because Selalu Always
  • Coretan Pena
  • 𝑳𝒐𝒗𝒆 𝑺𝒄𝒆𝒏𝒂𝒓𝒊𝒐 🌹
  • Malam Membiru.
  • Sepatah Kata
  • Surat Cinta untuk Diriku Sendiri
  • Daily Quotes
  • CORETAN PENA BAGIAN 2

Mampir Dan Hadir Di Bagian Kedua, Bisa Cek Di Profil Karya Saya. Terima Kasih. Setiap Hari Kita Harus Belajar, Apa Yang Masih Kekurangan. Apa Yang Terlalu Berlebihan. Hidup Itu Penuh Akan Pertanyaan, Pilihan, Dan Juga Jawaban. Pertanyaan Selalu Ada Jawaban. Pilihan Selalu Ada Opsi Yang Mesti Kita Pilih, Namun Jawaban Tak Pernah Sama Bagi Semua Orang. Yang Menurutmu Benar Belum Tentu Benar Untuk Mereka. Yang Bagimu Salah Belum Tentu Salah Bagi Mereka. Kumpulan Kata Dan Kalimat Di Dalam Buku Ini Hanyalah Beberapa Penggal Huruf Yang Saya Pilih, Tapi Siapa Tahu Itu Bisa Jadi Suatu Hal Yang Kamu Mau. Saya Manusia Biasa, Sama Sepertimu. Saya Tak Sempurna Dan Tentu Masih Hobi Berbuat Dosa. Tak Ada Bedanya Antara Kita Karena Kita Sama Sama Manusia. Mari Kita Sama Sama Belajar Melalui Buku Yang Berjudul Hari Ini Aku Belajar.

More details
WpActionLinkContent Guidelines