Healing
  • WpView
    Reads 324
  • WpVote
    Votes 113
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jan 29, 2019
[ON GOING] "Apa benar aku suka sama Kevin? Kayaknya gak mungkin deh. Asal kamu tahu ya, aku itu udah sahabatan sama dia dari SD lho." Nina mengatakannya sambil tertawa. Tapi, disamping tawanya itu, ada rasa sakit yang meremas hatinya. Nina suka sama Kevin. Semua orang juga sudah tahu. Tapi, ia terus-terusan menyangkalnya. Mengapa? Karena Kevin Lorenzo sudah menjadi milik seorang cewek populer, Lauren. Alasan Nina sangat menyukai Kevin membawa Nina mengingat kembali masa kelamnya yang selalu ingin ia kubur dalam-dalam. Ia tak mengerti, apa ia harus mempertahankan rasa itu atau move on? Ia pernah berusaha mencari, melupakan. Tapi, mengapa hatinya terus terikat? Sampai-sampai Nina tidak sadar, seseorang yang dekat, yang selalu bersamanya telah menaruh hati padanya. #90 in CEWEK (3 June 2018) #42 in CEWEK (23 June 2018) #12 in HEALING (1 July 2018)
All Rights Reserved
#13
pemulihan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DeaSea
  • Grafi [End]
  • Rintik Hujan
  • HaluNatasha
  • About feelings   (selesai)
  • ARSYA: My Naughty Boyfriend (END)
  • Little Tear's
  • FIZYA
  • Another Goodbye (The Other Side 2)
DeaSea

Ikan hiu makan Nadea I love you yang baca "Hah?!" teriakku spontan. Cinta yang terbentuk dari hati seorang gadis pindahan dari kota dan sekolah lain. Perasaan yang tak asing dari hatinya itu berhasil muncul dalam satu waktu. Dia merasakannya di saat mata hitamnya, dengan tak sengaja menatap siswa bermata teduh. Sean, namanya. Anak remaja yang benar-benar buta akan arti suka, arti sayang, dan tidak tahu arti cinta dengan lawan jenisnya ini, mendadak paham. Tanpa disadari, dia mengalami getaran hebat di dalam dadanya. Dan anak perempuan itu adalah aku, Nadea. °•°•° Alin, dia adalah gadis pecinta jepit pita garis keras. Dia juga yang menyemangati dan mengingatkanku di saat tahu kalau aku mencintai teman sekelasnya. Dia juga yang menghiburku ketika Sean memperkenalkan sosok Elisa di hadapanku. Dan Alin juga yang membuatku tertawa saat seorang Nino menggodanya. Dia benar-benar sahabat terbaikku. "AAA... NINO GILA!" dengan mata terpejam Alin berteriak. Aku tahu apa yang dilihat Alin, jadi aku hanya bisa bungkam sambil melihat ke arah Alin. Aku perlu mengatakan kalau ceritaku ini memang penuh keseruan dan candaan, juga tak jarang ada air mata yang harus keluar dari tempatnya. Tentu, aku sulit menghentikan itu. Dan ini yang kutanyakan, bisakah kisah ini berakhir dengan manis, semanis senyumku? °•°•° 🚫Don't Copast My Story🚫

More details
WpActionLinkContent Guidelines