The Meaning Of a Name (Selesai)

The Meaning Of a Name (Selesai)

  • WpView
    LETTURE 1,207
  • WpVote
    Voti 82
  • WpPart
    Parti 32
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione mar, feb 25, 2020
WpInfo
Narrativa
Storie d'Amore
--- Sebuah pertemuan tak terduga dengan Meera membuat Aqil merasakan hal yang asing dalam hatinya, rasa strawberry katanya. Aqil mengumumkan cintanya kepada Meera dihadapan semua orang, mengabarkan bahwa perasaan yang dia punya tak bisa lagi dipendam. Namun, seseorang lebih dulu menyatakan cintanya pada Meera. Dan telah menjalin hubungan dengan Meera. --- Percakapan di balik pintu yang membuat Aqil hancur dan pergi. --- Siapakah yang akan mengisi posisi dalam hati Meera, Aqil atau Dia ?
Tutti i diritti riservati
#73
pilihan
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Vericha Aflyn ✔️
  • CLAUSTRUM || End✓
  • Savero Archandra || Haechan || END
  • Teruntuk Luka [Completed]
  • Tanpa Kepastian
  • Elegi Rasa : Pergi
  • Serpihan Kaca [COMPLETED]
  • BULAN [END]
  • ALKANTARA || END || Belum Revisi
  • Arsyilazka
  • ANANTA [COMPLETED]
  • Vandra [Completed]
  • SLOWLY FALLING [TERSEDIA DI KUBACA]
  • Alex(A)
  • Rapuh Lalu Retak (RLR)
  • Favorite Wound
  • SLOWLY
  • Perihal Luka 2
  • Hiraeth'n

#Judul awal 180 degree.# Vericha Aflyn. Perempuan yang akan menginjak usia 17 tahun, dalam beberapa bulan lagi. Dia bukan perempuan yang haus akan popularitas, bukan pula perempuan polos. Dia hanya perempuan biasa-biasa saja, dengan kisah yang tak biasa. Dia hanya perempuan biasa, yang mendambakan bahagia. Orang baru dan cerita baru, menghiasi hari-harinya. Tuduhan, siksaan, dan cibiran ia dapatkan. Mampu kah dia bertahan? Atau harus menyerah dengan keadaan? ---------- "Jangan pergi! Ini perintah, bukan permintaan!" Icha kembali menutup matanya, membuat air mata yang tertahan di pelupuk matanya terjatuh. Dadanya semakin terasa sesak, mungkin kah dia bisa bertahan? "H-hanya sebentar!" pinta Icha dengan lemah. "Lo harus janji, bakalan bangun lagi!" Setelah itu Icha hanya mengangguk, lalu bersandar di dada Isan. "Lo y-yang harus bangunin gue." Isan mengelus rambut Icha lembut, hati Isan terasa di cubit, saat dia dapat mendengar suara nafas Icha yang teratur. Isan meraih tangan kanan Icha, dan langsung menempelkan di dadanya. Mencoba memberi tahu Icha, tentang keadaan hatinya. Tak berselang lama, Isan di buat terkejut. Debaran jantungnya terasa berhenti, dengan nafas yang tercekat. Tangan Icha jatuh begitu saja di pahanya, nafasnya pun terputus-putus. Isan menggelengkan kepalanya dengan air mata yang sudah bercucuran. Dia dekap erat tubuh Icha, menahannya agar tak pergi. Matanya menatap hamparan bintang, dan indahnya bulan. Memohon keajaiban, dan meminta kesempatan. Isan berteriak lantang, menyerukan nama Icha. Memanggilnya untuk kembali. "ICHA!!"

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti