Attack of The Graveyard Ghouls

Attack of The Graveyard Ghouls

  • WpView
    LECTURAS 218
  • WpVote
    Votos 39
  • WpPart
    Partes 9
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, may 21, 2018
WpInfo
Ficción
Terror
Namaku Spancer Kassimir dan aku tinggal disebuah kota bernama Highgrave. Jika kau tinggal di Highgrave, kau tahu bagaimana kota itu dinamakan seperti itu. Begini, disana ada perkuburan tua yang terbentang tinggi diatas bukit. Dari sana kau dapat memandang ke seluruh kota. Kau dapat melihat perkuburan itu darimana saja. Dari Main Street, Deri kelasku. Aku bahkan bisa melihatnya dari jendela kamar tidurku. Kalau kau tinggal di Highgrave, kau tak dapat membebaskan diri dari perkuburan itu. Bahkan hari paling cerah disinipun tidak benar-benar cerah. Bukit Highgrave menciptakan bayang-banyang gelap diatas jalan-jalan,gedung-gedung dan puncak-puncak pepohonan dibawahnya. Pada hari cerah kau dapat menengadah dan melihat nisan-nisan tua di puncak bukit itu. Nisan-nisan itu berkilat seperti gigi bengkok diantara rerumputan hijau yang tinggi. Pada malam hari, saat bulan bergantung rendah diatas bukit, perkuburan itu menjadi tempat yang menakutkan. Dan nisan-nisanya tampak melayang-layang lepas. Sungguh, nisan-nisan tua itu seperti melayang sendiri. Melayang diatas kabut yang berarak-arak. Melayang diatas kota. Diatas rumahku yang terletak di kaki bukit Highgrave. Kurasa, itulah aku mengalami mimpi-mimpi buruk itu...
Todos los derechos reservados
#28
horrorstory
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Kingdom In Ashes
  • Wound's Strengthen Oneself (Not Continued)
  • KKN DI DESA PENARI (Versi Widya)
  • Happy Ending
  • Secret Love Maze
  • FOR LIFE [END]
  • Bayangan di Balik Sekolah
  • Ashita 2  :   your Memory Of Darkness
  • Behind the Chill of the Night Wind

Suara lonceng tua menggema di antara kabut yang menggantung rendah di lembah Kastil Velraeth. Di puncak menara tertinggi, seorang gadis duduk membisu, membelakangi jendela berjeruji besi. Rambutnya hitam menjuntai, kulitnya pucat seperti pahatan batu, dan matanya kosong... seolah menyimpan kutukan dunia lama. Mereka memanggilnya anak iblis, kutukan berdarah, pewaris tak diinginkan dari Kerajaan Eltherra. Ia dikurung sejak delapan tahun, setelah seorang prajurit hangus oleh api yang muncul dari telapak tangannya sendiri. Dua belas tahun berlalu. Hari ini, pintu baja yang tak pernah terbuka itu berbunyi. Langkah asing mendekat, bukan milik penjaga. Dan dari balik jeruji, seorang pria berjubah hitam berdiri, matanya segelap malam, tangannya membawa surat tua bersegel darah. "Putri Seraphine Elmyra," ucapnya. "Aku datang bukan untuk menyelamatkanmu. Aku datang untuk menagih pernikahan kita-janji darah yang dibuat sebelum kau lahir." Seraphine tersenyum tipis. "Sudah terlambat," bisiknya. "Karena siapa pun yang mencintaiku... akan terbakar." Dan dari kejauhan, angin membawa bisikan yang telah lama dilupakan: "Jika darah iblis bersatu dengan darah manusia... maka kerajaan akan jatuh."

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido