Story cover for Why? by marciareigrina
Why?
  • WpView
    Reads 211
  • WpVote
    Votes 24
  • WpPart
    Parts 5
  • WpView
    Reads 211
  • WpVote
    Votes 24
  • WpPart
    Parts 5
Ongoing, First published May 18, 2018
Temui aku lewat hati kecil mu, jangan pilih aku lewat opsi pilihanmu. Karena aku bukan seorang laki-laki, yang mau dijadikan opsi untuk dipilih.

- Nicholas William.

●●●

Seorang laki-laki pemalu yang dipertemukan dengan seorang gadis yang frontal juga tomboy di hari pertama mereka bersekolah di SMA Jaya Patih. Entah bagaimana gadis frontal nan tomboy itu bisa memikat hati seorang laki-laki pemalu tersebut, hanya karena sebuah bolpoint yang diberikan oleh gadis itu, jantung laki-laki ini langsung berdegup dengan kencang. Apakah itu disebut dengan jatuh cinta pandangan pertama? Atau karena jantungnya saja yang 'lebay' karena baru pertama kali diberikan bolpoint oleh seorang gadis muda paruh baya?
Aneh. Yang jelas, kisah cinta mereka tidak seromantis Habibie dan Ainun, juga tidak semanis seperti Chelsea Olivia dan Glenn Alinskie. Malah kisah mereka sama seperti halnya mendapat perhatian dari 'gebetan' yang manis di awal tapi pahit di akhir. Yah, seperti itulah mereka.  

Setiap ada keharmonisan dan rasa manis dalam cinta, pasti ada kepahitan yang melanda. Entah kepahitan tersebut akan terus melanda atau kepahitan tersebut akan kembali lagi menjadi rasa manis.
All Rights Reserved
Sign up to add Why? to your library and receive updates
or
#51hopeless
Content Guidelines
You may also like
SLOWLY FALLING [TERSEDIA DI KUBACA] by litzisianano
10 parts Complete
Sejak awal menginjakan kakinya di SMA Gandhi Jaya, Alfa fikir hidupnya akan tenang hingga ia lulus dari SMA favorit itu tanpa gangguan, ia fikir masa SMA-nya akan berjalan dengan tenang seperti yang di bayangkan, tetapi pikirannya salah. Pertemuannya dengan laki-laki di awal ia menginjakan kakinya di SMA tersebut, membuat semuanya keluar dari ekspektasi Alfa, ia tidak menduga bertemu dengan laki-laki bernama Alexi Abraham, anak dari pemilik saham terbesar di sekolah favorit tersebut membuat ketenangannya terusik. Sekeras apapun Alfa mengabaikan rasa yang di tawarkan oleh Alexi untuknya, laki-laki itu tidak pernah menyerah untuk terus mencoba dan berusaha. Karena Alexi Abraham yakin, bahwa Alfa adalah gadis yang berbeda dari semua gadis yang pernah ia kenal, maka dari itu bagaimanapun caranya, sesulit apapun itu, Alexi tidak akan menyerah untuk mendapatkan hati seorang Alfaira Kaylani. Hingga satu kejadian yang terjadi karena kesalah pahaman, membuat jarak berada di tengah-tengah mereka, Alexi tidak ingin menyerah namun keadaan memaksanya untuk menyerah. Lantas, akankah Alexi benar-benar pasrah dan menyerah begitu saja untuk memperjuangkan gadis itu? Lalu bagaimana dengan perasaan Alfa yang selama ini sering mengabaikan Alexi setelah tahu jarak sedang ada di tengah mereka, apakah gadis itu menyadari sesuatu yang selama ini berusaha ia tepis dari hidupnya? *** Its not possibly, but maybe i have been slowly falling for you, since the first time we met. - A
The Oddlove by rosemarie_official
57 parts Ongoing
"Hari itu, aku kembali bertemu dia setelah sekian lama. Dia masih sama, hanya ada sedikit yang berbeda. Dia terlihat lebih dewasa, senyumannya semakin manis, tawanya selalu candu dan mata itu, masih sama. Memancarkan keteduhan dan keindahan persis seperti enam tahun yang lalu." 🌸 SLOW BURN ROMANCE 🌸 ~•♡•~ Sejak pertemuan di bandara hari itu, hidup Aqsa seolah selalu terhubung dengan Alina-gadis kecil tunanetra yang selama hampir enam tahun ia cari untuk mengembalikan sapu tangan miliknya. Seperti takdir yang sudah digariskan, mereka kembali bertemu sebagai senior dan junior di sekolah. Namun, Alina kini bukan lagi gadis kecil yang dulu. Ia telah tumbuh menjadi Gadis muda yang cantik, dan yang paling mengejutkan, ia kini bisa melihat seperti manusia normal. Yang menjadi pertanyaan Aqsa sekarang, apakah Alina mengingat kejadian yang terjadi diantara mereka di masa lalu? Atau hanya Aqsa sepihak saja yang menganggap kenangan itu sebagai sesuatu yang berharga? °•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°• Sementara itu Alina, merasakan perubahan besar di dalam hidupnya saat akhirnya ia memutuskan bergabung menjadi salah satu anggota Club jurnalistik bergengsi di sekolah. Ia memang memiliki bakat dalam kepenulisan namun tidak pernah sekalipun terbesit dibenaknya jika keputusan bergabung di klub akan membawanya pada masalah yang cukup rumit dengan para siswa berpengaruh di sekolah. Lalu bagaimana Aqsa dan Alina bisa menjalani hari harinya di sekolah sementara rentetan masalah. mulai mendekati mereka? Termasuk soal persahabatan, keluarga, persaingan dan cinta yang aneh. ~•♡•~ Mohon maaf bila ada kesalahan. Saya pun Manusia biasa yang sudah pasti Berbuat salah. Jangan lupa tinggalkan kritik dan saran membangun di komentar. Jangan lupa like dan follow untuk update. Terimakasih sudah mampir. 🥰 With Love, Rosemarie ❤️ Cover : by Rosemarie Start
You may also like
Slide 1 of 9
He Wrote My Name Wrong cover
First Love And Last Love(✔)🔚 cover
Angin Pujaan Hujan (Completed) cover
SERENDIPITY [COMPLETED] cover
Amare [ALS #1] ✔️ cover
SLOWLY FALLING [TERSEDIA DI KUBACA] cover
MY BOYFRIEND IS MY HUSBAND cover
The Oddlove cover
Possessive Senior cover

He Wrote My Name Wrong

22 parts Ongoing

He Wrote My Name Wrong Wattpad by barelyunknown SMA Harapan Baru katanya sekolah penuh "cinta pertama". Katanya sih. Nyatanya? Hari pertama orientasi aja aku udah dapat partner paling nggak ramah sedunia-Raynald Ezra, si cowok tinggi berkacamata yang ngomongnya kayak dosen dan nggak pernah senyum. Meira Anindya enggak pernah menyangka kalau hari pertamanya di SMA akan dipenuhi kejutan-terutama kejutan bernama Raynald Ezra. Cowok cuek dari kelas sebelah itu bikin Meira salah tingkah sejak insiden kecil di hari MOS. Tapi bukan SMA namanya kalau perjalanan cinta mulus-mulus aja. Mulai dari beda kelas, cewek berhijab yang selalu bareng Ray, sampai kenyataan bahwa Ray punya masa lalu yang belum sepenuhnya ia lepas. Sementara Meira sibuk memahami perasaannya, Ray juga diam-diam menyimpan rasa-rasa yang belum pernah ia tunjukkan ke siapa pun sejak kehilangan orang terdekatnya. Satu hal yang pasti: keduanya sama-sama belum siap untuk jujur... bahkan pada diri sendiri. Di antara tumpukan tugas, eskul, dan jantung yang deg-degan tiap ketemu di lorong sekolah, Meira dan Ray belajar satu hal: cinta pertama enggak selalu tentang kata yang sempurna, tapi tentang siapa yang bikin kamu ingin menulis ulang segalanya-termasuk nama seseorang, meski awalnya kamu salah tulis.