Just Best Fri(end)

Just Best Fri(end)

  • WpView
    Reads 616
  • WpVote
    Votes 61
  • WpPart
    Parts 37
WpMetadataReadComplete Thu, Jul 30, 2020
"Aku cuma mau jujur sama perasaan aku aja Ran, kamu nerima aku apa ga itu urusan belakangan. Yang terpenting aku udah jujur sama kamu." Ucap Derel. "Perasaan apa? Nerima apa sih?." Tanya Aran. "Oke ini waktunya. Mikailo Aranda Zenanta, apakah kamu mau menerima seorang Derel Pranata dengan segala kekurangannya untuk menjadi.." "Untuk menjadi..." "Menjadi..." ....... Jangan terlalu berfikir yang aneh aneh, karena mereka tidak lebih dari seoarang sahabat :) ....... "Semua masalah yang kau hadapi kemarin dan hari ini, percayalah semua itu akan selesai dan indah pada waktunya, sekarang kau cukup menikmati semua masalah mu itu, kau hanya perlu ingat itu hanyalah ujian yang Tuhan berikan. Teruslah berjuang dan jangan dengarkan perkataan orang orang yang buruk tentang mu."
All Rights Reserved
#733
friendzone
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Keangkuhan Cinta [END]
  • PILIHAN
  • DRABIA [END]
  • My Three Brothers [Terbit]
  • REGARA (COMPLETED)
  • Hilang
  • DAKSA [END]
  • Putralisha~
  • Renald (Open PO)
  • Is There Hope [Completed]

"Lo tau gak Dev jadian sama lo cuma buat apa cuma buat manasmanasin gue tau gak lo dia masih cinta sama gue lo itu cuma dia jadiin pelarian tau gak lo jadi gausah mimpi deh mau saingin gue lo pikir lo siapa?" Ujar mntan Devandra "Apaa? Dev apa bener kamu jalanin semua ini karena dia cuma karna kamu belum bisa lupain dia iya jujur sama aku? Aku dari awal udah sadar kalo aku gak se sempurna dia tapi kamu coba yakinin aku kalo kamu gak cwok kek gtu tapi nyatanya apa hah kamu gajauh lebih buruk dari cwok yg gaada hati aku kecewa sama kamu kita putus." Ujar deyra yg sangat kecewa Let's for reading ceritanya nguras emosi dan air mata😭 Sadar diri atau memperbaiki diri ketika dia tak menginginkanku? Haruskah menjadi sempurna dulu untuk mendapatkan yang kumau? Seegois itukah rumus mencintai? -Gifania Isalsya-

More details
WpActionLinkContent Guidelines