HAMPA
  • WpView
    Reads 189
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 7, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
Apa jadinya jika yang terbiasa untuk memendam rasa itu salah seorang dari Kaum Adam. Lalu yang ia dapat lakukan hanyalah menulis semua kegelisahannya dalam sebuah buku. Bukan suatu hal yang aneh, namun sangat jarang ditemukan untuk saat ini. Lalu dia hanya seorang lelaki yang yang senang menghabiskan waktu didepan komputer dan layaknya remaja yang lebih senang berkumpul dengan teman-teman sebaya, tapi disisi lain dia selalu melamun dan menuliskan kisahnya disebuah buku. "Ada kalanya hujan datang saat langit membisu, namun hujan takkan pernah tahu kedatangannya selalu kutunggu disaat rindu." copyright @2018 anakharambe@2002
All Rights Reserved
#833
puitis
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I Hate Rain
  • Be with me || Jaesahi ft.dodam [END]
  • Meninggalkan Tanpa Pamit
  • DEVONALEXA
  • [1] Mistakes || TREASURE✔
  • if you could see the wind ✓
  •  ⸙͎۪۫ MY TREASURE ✔︎
  • Aku,kamu dan Harapan yang tertinggal
  • Pluviophile | Asahi [✓]

[ #1 in Rain, 01-09-2018 ] [ #20 in Teen Lit, 11-09-2018 ] [ #51 in Teen Fiction, 11-09-2018 ] Di saat aku membenci hujan, dia datang. Dia datang dengan segala intuisinya tentang hujan. Dia datang dengan segala kecintaannya dengan hujan. Aku jatuh cinta padanya. Sama seperti aku mencintai hujan karenanya. Tapi di hari itu, ia menghilang. Aromanya tak tercium lagi. Jejaknya sudah tak nampak lagi. Syahdunya tak terasa lagi. Ia pergi sebelum aku benar-benar memilikinya. Ia pergi sebelum aku benar-benar mempercayainya. Ia pergi meninggalkan rasa dan juga tanda tanya. Dan, di mana tepat pada 228 hari aku mengenalnya, aku baru mengerti semuanya. Tentang beberapa hal yang sengaja dia sembunyikan, dan juga tentang kenapa dia menyembunyikannya. Saat itu, aku merasakan kehadirannya. *** "Tentang seberapa pentingnya menutup rapat lembaran lama, tatkala lembaran baru mulai terbuka." -Syachwaldan Rizky

More details
WpActionLinkContent Guidelines