Story cover for FUTURE by EARLPANTOM
FUTURE
  • WpView
    Reads 20
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 20
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published May 19, 2018
Dika adalah seorang anak remaja yang belum mempunyai cita-cita.Suatu kali ia bertemu dengan seorang misterius yang akan membantu dia menemukan cita-citanya.Apakah Dika akan berhasil menemukan cita-citanya atau ia akan selalu menjadi orang yang selalu mengikuti arus tanpa tujuan?
Mari kita simak ceritanya!
All Rights Reserved
Sign up to add FUTURE to your library and receive updates
or
#926mysteri
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 8
Di Antara Tawa dan Tragedi  cover
A Hundred Days Closer [On Going] cover
Evelina Oriella Meliora [HIATUS] cover
TRANMIGRASI RUBYANA cover
FIGURAN !! [END] cover
Bearly Attracted cover
I Became the girlfriend of an Antagonist [END] cover
"Transfer Student wa Kodoku ja Nai" cover

Di Antara Tawa dan Tragedi

22 parts Ongoing

Di balik semarak kehidupan remaja masa kini-dengan media sosial, deretan target nilai sempurna, dan tawa di antara bangku sekolah-tersimpan cerita yang tak terucap. Dulu, namanya adalah tawa. Gemericik riang yang tak pernah pudar, seolah hidup hanya tentang matahari dan permen kapas. Nasya Zevillia Alesya, gadis dengan senyum selebar cakrawala, tak pernah tahu bahwa di sudut takdir, sebuah badai telah menunggu. Badai yang akan merenggut suaranya, mematahkan langkahnya, dan mengukir luka tak berdarah di kedalaman jiwanya. Ia akan belajar bahwa hidup adalah rangkaian kehilangan, bahwa cinta bisa datang dari tempat tak terduga, dan bahwa ingatan-bahkan yang paling menyakitkan sekalipun-adalah kunci untuk menemukan siapa dirinya yang sesungguhnya. Sebelum semua itu terjadi, dia hanyalah seorang gadis yang mengira dunia itu sederhana. Ia belum tahu, bagaimana rasanya menjadi bekas luka tak berdarah. Ini bukan hanya kisah tentang tumbuh dewasa. Ini kisah tentang bertahan-dengan tawa, air mata, dan luka yang belum sembuh. oOo "Dia bilang mataku sayu seperti dihantui, aku bilang aku tidak tidur, karena mimpi-mimpi ku hancur."