Stuck (ON GOING)

Stuck (ON GOING)

  • WpView
    Reads 735
  • WpVote
    Votes 83
  • WpPart
    Parts 25
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 29, 2018
" Baiklah. Coba praktekan itu sekarang. Mulailah denganku!" ujarku tersenyum sambil melihatnya. " Apa?! tapi kau bahkan sangat jauh berbeda dari dia" balasnya menolak. " bisakah kau hanya berakting saja? Issshh" kesalku. " tchhs. Ok" dia memutar bola matanya malas. Aisshh, dia membuat seolah aku ini memohon agar di perhatikan. " ahhh....." Ciko menghentikan kalimatnya sangat.......sangat lama. Itu membuatku semakin bosan. " y-argghh. Aku tak bisa melakukannya" tolaknya sambil menggelengkan kepala. " apa? kenapa?" " ini terasa aneh. Aku bahkan tak mengenalmu dengan baik dan disinilah aku, berusaha berakting seolah aku menyukaimu" Ciko memberi pernyataan. . . . . . . .
All Rights Reserved
#153
goldenchild
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • KALA BIRU DEWATA
  • LOVE & LIFE STORY (MINA) ✔️
  • ❬ ✓ ❭ Long Past Dawn
  • Flawless [END]
  • Keano
  • Oh My Bos!! [Kim Donghan] ✔
  • Night Without Stars (Jeongmi)
  • Regret ✔
  • 𝐋𝐢𝐤𝐞 𝐀 𝐅𝐨𝐨𝐥 [𝐓𝐖𝐈𝐂𝐄] ✓
  • FriendZone 2 ✔

Ada masa ketika Azura Arilantari Hardianto percaya bahwa setiap bintang memiliki cerita. Sirius adalah miliknya, dan Canopus adalah milik seseorang yang dulu berdiri di sampingnya. Mereka menunggu bintang-bintang muncul seperti menunggu rahasia kecil yang hanya dimengerti oleh dua anak yang tumbuh bersama dalam cahaya senja. Kini, saat Azura kembali ke rumah lamanya di Bali, deru laut dan langit senja membuka kembali pintu yang selama ini dia tutup rapat. Kisah keluarga, keputusan yang belum selesai, dan seseorang yang pernah menjadi pusat kecil dalam hidupnya. Di antara wajah-wajah yang telah berubah, satu nama kembali menggema. Dewata. Di pulau Dewata bersama Dewata. Tanpa sadar, Azura kembali terseret ke dalam orbit yang dulu pernah menjadi pusat semestanya. Di bawah biru-keunguan langit Bali, ombak yang tak pernah berhenti bergerak, dan bintang yang pernah mereka tunggu bersama. Sirius dan Canopus, mampukah dua cahaya yang lahir dari tempat berbeda akhirnya bertemu dalam langit yang sama?

More details
WpActionLinkContent Guidelines