Give Me Attention!

Give Me Attention!

  • WpView
    Membaca 395
  • WpVote
    Vote 33
  • WpPart
    Bab 8
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Min, Okt 28, 2018
WpInfo
Fiksi
Romansa
Cover By: Mutiabilqis11 Judul awal (BROKEN HOME) "Riana awas!" Pricilla mendorong Riana agar menggantikan posisinya. Dor! "Kak Pricilla!!" Pekik Riana dengan menutup mulutnya dengan kedua tangannya. "Mama!! Papa!! Tolong!!" Riana memangku kepala Pricilla di paha nya. "Apa kamu yang sudah membunuh kakak kamu?" Tanya mama sarkatik. Riana menggeleng cepat. Bahwa semua itu tidak benar. "Dasar pembunuh" "Kau pembunuh Riana!" "Kau bukan anak ku lagi!" Ma, pa, tolong beri aku perhatian walaupun hanya sesaat. ~RIANA
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Reverse Harem of Leyna (Leyna's harem of men)
  • AIRA [On Going]
  • Become Baby Boy✓
  • Our Path Diffrent
  • Raina Maramitha
  • MENYAKITKAN (Freya)
  • EIRENĘ
  • Baby Lele (On Going)
  • Dua jejak, satu jalan [End]

Leyna, seorang gadis dengan puluhan identitas palsu. Tapi mengapa pria-pria ini tak melepaskan kakinya? Bahkan ketika ia menyamar menjadi pria, kenapa tetap menarik perhatian pria-pria ini ?! "Tuan, tidakkah tubuhku indah? Nona, maukah bermalam di kamar saya? Nyonya tolong bantu aku! Master! aku tidak tahan dengan yang dibawah sana..." Gila! Dunia sudah gila! ~~~~~ "Tangkap bocah itu! Aku bersumpah akan membunuhnya dengan kedua tanganku sendiri!" ujar pemburu itu. "Ah cukup! Baik, aku akan berkompromi! Tolong lepaskan aku!" Teriak Leyna. 'Kenapa bocah ini tiba-tiba menjadi penurut?' Dengan senyum licik yang berusaha ia tahan, tangannya meraih lapisan tipis di wajahnya. "Sialan! Bocah itu memakai topeng! Cepat kejar!" "Hei! Mulai sekarang aku sudah mati! Kalian kembali saja ke Ibukota dan tunggu kabar kematianku!" teriak Leyna yang menyamar sebagai pria. "Bocah gila! Cepat bunuh bocah itu!" "Hahaha... Aku akan membuat skenario kematianku yang memuaskan kalian! Kalian tunggu saja! Aku sudah berkompromi dengan baik kan? Hahaha... Aku pergi dulu!" "Bocah sinting! Tangkap dia! Bocah itu tidak boleh mati dengan mudah!" "Boss, kita kehilangan jejaknya, ketika mengejarnya kami menemukan ini," kata salah seorang pemburu sambil menyerahkan lapisan topeng tipis. "Sialan bocah itu membodohi kita! Ayo kembali!" ~~~~~ "Tuan besar, tim pemburu kami gagal membunuh bocah sialan itu. Kami siap membayar biaya kegagalan kontrak ka-" ucapan boss itu terpotong oleh suara pelayan. "Tuan besar, kabar baik! Bocah licik itu katanya mati tertimpa tangga dan muntah darah di samping markas pemburu!" "Apakah benar itu mayatnya?" tanya Tuan Besar itu dengan suara yang dalam. "Benar! Wajahnya sama dan figurnya cocok! Tapi anehnya kenapa ada tatoo pemburu di dadanya?" Tanya pelayan itu sambil bergumam. "Apa?! Itu bukan si bocah! Itu anggota pemburuku sialan! Bocah itu benar-benar membuat skenario pembunuhannya sendiri dengan orang-orangku! Beraninya bocah sinting itu!"

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan