Cewe Nerd

Cewe Nerd

  • WpView
    Reads 219
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, May 21, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
Rara anak dari pengusaha sukses no.1 di dunia yang menyamar menjadi cepe cupu,nerd,kampungan. Dia berubah karena banyak yang manfaatin kekayaan orangtuanya... Dia berubah hanya karena ingin mempunyai sahabat dan teman yang menyukainya apa adanya bukan karrna fisik... MauTauLanjutannya....
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Pesawat Kertas - Ara
  • Seccret
  • personal whore
  • The Nerd Gangster
  • cinta yang takkan pernah terbalas
  • CEO Muda Super Manja (Rakhmal)
  • A DREAMER
  • cewek cupu i love you

Chaira Nadia Natalla, biasa dipanggil Ara. Adalah seorang siswa SMP kelas tujuh yang bersekolah di SMPN 1-salah satu smp favorit dikotanya. SMP itu bersebelahan dengan SMAN 1 -sma terbaik di kotanya. Ara adalah anak seorang CEO kaya raya, namun, tidak ada guru ataupun siswa yang mengetahuinya. Dikarenakan orang tua Ara meminta agar hal ini dirahasiakan oleh pihak administrasi dan kesiswaan. Ara pintar, dan berbakat. Namun, ia tidak memiliki banyak teman. Hal itu menyebabkan ia ingin ikut organisasi disekolah, agar bisa mendapat lebih banyak teman. Setelah hasil kelulusan Osis diumumkan, yang lulus di kelas Ara hanya empat orang. Dua laki-laki dan dua perempuan. Dari tujuh belas yang ikut seleksi, yang lulus hanya empat. Ara salah satunya. Dan itu membuat semakin banyak yang menyimpan iri dan dengki kepedanya. Orang-orang yang menyimpan dengki dan dendam itu satu persatu menghasut teman terdekat Ara. Sehingga setiap pulang pelatihan, temannya selalu berkurang. Dia hanya punya satu teman, teman yang sama-sama lulus Osis dengannya, tapi itu tidak lama. Karena si teman yang satu-satunya ini harus pindah sekolah karena ikut orangtuanya. Tidak ada, Ara tidak punya satupun lagi. Dan kelakuan para pendendam kepadanya semakin menjadi-jadi.

More details
WpActionLinkContent Guidelines