Phorhea

Phorhea

  • WpView
    Reads 246
  • WpVote
    Votes 30
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Oct 14, 2018
WpInfo
Fiction
Science Fiction
Dari seluas angkasa raya ini apakah hanya di bumi yang memiliki kehidupan? Itulah sebuah kalimat yang hanya ada didalam pikiran seorang gadis umur 16 tahun ini, Violet Dwirania Dewandara. Malamnya yang panjang hanya dihabiskan untuk mengamati langit. Seorang gadis dengan sejuta tanda tanya tentang alam semesta yang sangat amat luas ini bisa dibilang, astronom amatir. Namun siapa sangka, hobinya yang suka 'mengintip' dewi malam yang tengah berpesta dengan teman-temannya itu berujung nyawa taruhannya. Sebuah portal spiral tiba-tiba saja mengantarkannya ke sebuah planet misterius, Sebut saja Phorhea. Planet yang memiliki kehidupan yang sama seperti di bumi. Tak seperti yang ia bayangkan, 'kehidupan lain' yang ia maksud justru malah akan membahayakan tempat tinggal aslinya. Bersama kakak dan adiknya, Violet menjelajah ruang dan waktu untuk menyelamatkan bumi.
All Rights Reserved
#6
ares
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Twinblossom
  • ANDROMEDA
  • PORTAL DUNIA LAIN (On Going)
  • ANGKASA
  • Only Siblings
  • BOBOIBOY : ANGKARA LAIN
  • Nightmare - Escape the ERA (DreamCatcher)
  • Arthea: Nevalia

Di Kekaisaran Arcanthia, lahir sepasang kembar yang tak seharusnya ada: Celestia dan Cesion. Namun, di balik keanggunan Celestia, tersembunyi jiwa lain, yakni gadis asing dari dunia berbeda, yang terbangun dalam tubuh seorang putri jahat. Di Akademi Aetheris, tempat para penerus kerajaan dididik, Celestia bertemu Theon, pemuda berambut hitam dan bermata biru yang selalu membuatnya gusar. Ia tidak tahu, bahwa di balik senyum tengil Theon tersembunyi takdir besar: reinkarnasi Dewa Myrathis, penjaga Bunga Kembar Surgawi. Ketika rahasia masa lalu mereka mulai terkuak, mereka harus memilih: menjalani takdir sebagai penerus takhta, atau menghancurkan dunia untuk menyelamatkan satu sama lain. Karena cinta mereka bukan sekadar takdir... melainkan kutukan yang diwariskan oleh langit itu sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines