Vagos
  • WpView
    Reads 735
  • WpVote
    Votes 86
  • WpPart
    Parts 20
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Feb 9, 2020
Cover by Casalsabilla Ada yang tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Selain perasaan, kehadirannya juga menjadi alasan itu. Kehadirannya yang secara mendadak masuk ke dalam dunia nyataku. Padahal dulunya ia senantiasa berlama denganku di alam mimpi, namun sekarang tidak lagi begitu. Ia membawaku terlalu jauh dalam sebuah pengharapan. Semua yang kuanggap nyata ternyata sama saja,hanya sebuah harapan yang tak kunjung terjadi. Ia bukan lelaki jahat yang suka memanfaatkan situasi, aku saja yang kelewat bodoh karena tak bisa membedakan mana yang nyata dan ilusi semata. ~Gaby Mayora Anindita "Biru?" tanyanya. "Gue bukan biru!" tegasnya dengan nada dingin. Setelah membalas sahutan Gaby,lantas lelaki itu melanjutkan langkahnya meninggalkan Gaby seorang diri. Gaby masih bingung dengan ucapan dingin laki-laki yang ia panggil dengan Biru itu. "Enggak mungkin gue salah orang! Dia orang yang sama dalam mimpi gue! Tapi tadi??" Begitulah batinnya bertanya..
All Rights Reserved
#16
atha
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lensa Argan✔[END]
  • SEWINDU
  • Love is Gone ; VSOO [✓]
  • Your Smile - Beomgyu [TXT]
  • Impossible
  • Bara dan Biru
  • Perfect Senior
  • Where The Feelings
  • ATHALARIQ
  • Gavin & Naya  (End)

[Book1] "Lo payung biru kan, eh maksud gue lo yang minjemin payung waktu itu kan?" Orang itu menyunggingkan sebelah senyum. "Lo hafal wajah gue tapi gak hafal suara ya? Kalo boleh gue kasih saran, mending lo pergi ke dokter THT deh." Start: maret 2018

More details
WpActionLinkContent Guidelines