Story cover for The Wrong Person by vanessavionas
The Wrong Person
  • WpView
    LETTURE 35,914
  • WpVote
    Voti 1,295
  • WpPart
    Parti 64
  • WpHistory
    Tempo 10h 1m
  • WpView
    LETTURE 35,914
  • WpVote
    Voti 1,295
  • WpPart
    Parti 64
  • WpHistory
    Tempo 10h 1m
Completa, pubblicata il mag 19, 2018
(namakamu) Athaya Lee adalah seorang gadis yg menyukai kk kls nya yg bernama Devano Danendra,tetapi syg nya Devano sudah memiliki kekasih yaitu Steffi.
setelah ia tahu bahwa Devano sudah memiliki kekasih,(namakamu) sempat ingin memendam perasaan itu sendiri saja&tidak ingin mengungkapkannya pada Devano,hanya sahabat nya Salsha&Sarah saja yg mengetahui ttg perasaan (namakamu) dengan Devano.
tapi hati berkata lain,terlalu dalam rasa suka (namakamu) akan Devano yg membuat ia ingin berjuang mendapatkan Devano&sahabat nya Salsha pun memberi ide bahwa (namakamu) hrs membuat surat yg berisi ungkapan rasa suka&cinta nya (namakamu) terhadap Devano
namun,ia salah menempatkan surat tsb yg seharusnya ia taruh di kolong meja Devano tetapi ia malah menaruh nya di kolong meja Iqbaal.yap,Iqbaal adalah shbt Devano,sm sprti Aldi kekasih Salsha.
Dari situ lah tumbuh benih"cinta Iqbaal terhadap (namakamu)

langsung cuss di baca yuu☺️💓
Tutti i diritti riservati
Tabella dei contenuti
Iscriviti per aggiungere The Wrong Person alla tua Biblioteca e ricevere tutti gli aggiornamenti
oppure
#60namakamu
Linee guida sui contenuti
Potrebbe anche piacerti
Di Bawah Cahaya Lampu Kota  di jasmine_imelda
17 parti In corso
Cinta pertama selalu indah, tapi tidak semua cinta pertama diciptakan untuk dimiliki. Aku belajar itu sejak mengenalnya. Dia adalah satu-satunya alasan aku selalu menunggu senja, hanya untuk melihat siluetnya di bawah lampu kota. Tapi aku tahu, aku dan dia tidak pernah bisa berjalan di jalan yang sama. Karena perbedaan kami bukan sekadar jarak, melainkan keyakinan. Semakin aku berusaha melupakan, semakin kuat rasa itu menjerat,hingga suatu hari. Hadir seorang gadis lain. Pintar, cantik dan seagama dengannya. Ia terlihat begitu cocok di sampingnya, bahkan wajahnya sekilas mirip dengannya. Sedangkan aku? Aku hanya menonton dalam diam, yang aku tahu sejak awal cerita ini tidak pernah ditakdirkan untukku. Di saat aku hanya bisa mengagumi dalam diam, dia punya kesempatan untuk menggenggamnya. Dan mungkin, itu memang akhir yang seharusnya. 🌸✨ WARNING AND DISCLAIMER ✨🌸 Cerita ini adalah hasil dari pikiranku, hatiku, dan waktuku. Semua tokoh dan alur adalah karya original yang aku tulis sendiri dengan penuh cinta. Mohon untuk tidak menyalin, mengambil bagian dari cerita ini tanpa izin dan mempublikasikan ulang isi cerita ini dalam bentuk apa pun tanpa izin. Aku tidak meniru karya dari siapa pun , semua berasal dari imajinasiku sendiri. kalau kalian melihat ada yang memplagiat, tolong bantu laporkan 🌷 Kalau kamu suka, cukup dukung dan baca dengan hati. Karena setiap kata yang kutulis... ada rasa di dalamnya 💌 Silakan beri kritik atau saran dengan bahasa yang lebih baik. Kalau mau menghujat karya saya maaf, ini bukan tempat untuk kamu melakukan hal seperti itu 💐. start : 5-9-2025 end :- ( slow update ) 🌸♡ - Cover By Qhiestyna - 🌸♡
Potrebbe anche piacerti
Slide 1 of 10
Mari Kita Bully Demi Kebaikan     cover
CHAPTER HIDUP 6: UNCONDITIONAL LOVE cover
Gemini cover
Eyes Contact [Jefri Nichol] cover
Where Are You cover
BEHIND THE SELLER cover
Hanya Pengantin Pengganti! cover
Di Bawah Cahaya Lampu Kota  cover
Cinta Yang Tertangguh cover
TAKDIR DUA RAHSIA [OG] cover

Mari Kita Bully Demi Kebaikan

165 parti In corso

Apa jadinya kalau tatapan tajam bisa bikin orang berubah? Joko Wiryawan, guru SD yang terkenal dengan "tatapan maut"-nya, nggak pernah mukul murid. Tapi sekali dia menatap... murid bisa langsung merasa berdosa tiga generasi ke belakang. Dari tatapan itu, lahir gerakan "Tatapan Sosial" - aksi diam yang bikin pelanggar aturan malu sendiri. Tapi saat gerakan itu viral dan diambil alih pemerintah, segalanya jadi kacau. Orang jujur dibunuh. Anak SD balas dendam pakai pisau dapur. Dan orang-orang yang cuma mau terlihat baik, malah membunuh kebaikan itu sendiri. Sebuah kisah lucu, getir, dan reflektif tentang moral, media sosial, dan bahaya jadi manusia paling benar di internet. > Karena terkadang... yang paling perlu diselamatkan bukan dunia, tapi diri sendiri dulu.