Only You

Only You

  • WpView
    Reads 6,648
  • WpVote
    Votes 160
  • WpPart
    Parts 18
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 31, 2016
Mia, seorang murid yang terkenal di sekolah sebagai perempuan yang aneh. Tak ada seorang pun anak di kelasnya yang ingin berteman dengannya. Masa-masa SMA yang ia cintai hanyalah saat moving class di hari Sabtu dan saat ia mengikuti ekstrakurikuler di sekolahnya. Namun, semua berubah ketika ia mengenal sosok Fathur. Seorang lelaki yang menyebalkan, tapi sanggup memenuhi relung hati Mia. Dan di saat masa-masa kebahagiaan itu juga, datanglah Aaron, si penghancur segalanya. "Semua lelaki sama saja, kecuali dia" - Ardita Millenia
Creative Commons (CC) Attribution
#67
photograph
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Tanpa Memulai
  • Sigma Girls
  •  Garis Luka
  • FRANARA
  • My Seatmate, My Chaos [End]
  • WHEN SPRING COMES AGAIN ( END )
  • Tak Berarti (SLOW UPDATE)
  • Can I ?

( "Follow akun author dan jangan tinggalkan jejak kalian" 🤗) Sera valeska Siswa kelas 10 yang dikenal tenang, pintar, dan agak tertutup. Sera lebih banyak menyimpan perasaan dalam diam, namun hatinya dalam dan peka terhadap sekitar. Ia memiliki ketertarikan terhadap Ares sejak awal duduk di bangku SMA, tapi tidak pernah benar-benar mengungkapkannya. Sera mencintai dalam senyap, mencatat setiap hal kecil tentang orang yang ia sayangi tanpa pernah berharap banyak. Ketika Ares perlahan menjauh tanpa alasan, ia tidak bertanya-ia hanya diam, sambil belajar melepaskan meski hatinya belum siap. Ares Xavendra Siswa populer, namun bukan tipe yang banyak bicara. Ares lebih suka memperhatikan dari kejauhan, pendiam tapi tajam dalam mengamati. Ia menyukai Sera sejak lama, tapi tak pernah benar-benar tahu bagaimana cara menghadapinya. Saat perasaannya tumbuh terlalu dalam, Ares memilih mundur. Ia takut-bukan karena tidak merasa, tapi karena merasa terlalu dalam. Pilihannya untuk menjadi asing adalah cara melindungi diri sendiri, meski di balik sikap dinginnya, ada hati yang sama rapuhnya dengan milik Sera

More details
WpActionLinkContent Guidelines