Wanita Setengah Jiwa

Wanita Setengah Jiwa

  • WpView
    Reads 86
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 20, 2018
Wanita yang melintas di depanku. Suatu hari di kampus, mempunyai banyak identitas. Aku mencoba menjadi detektif, untuk mengetahui siapakah dirimu sebetulnya? Saat aku berhasil memahami kehidupanmu, hati kita lebih dekat daripada tanah dan kaki. Persoalan yang ditakutkan akhirnya muncul. Persoalan yang kompleks antara aku, kau dan beberapa sahabat yang mempunyai problem besar. Aku kehilangan dirimu, begitupun sahabat yang telah lama berjuang. Aku sendiri saat hari terakhir menuju sidang di perkuliahan. Meskipun begitu, kau adalah sutradara terbaik yang mengatur perfilm-an dalam hidupku. Untukmu Gadis misterius yang tiba-tiba datang dan pergi
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Happier Than Ever [COMPLETED]
  • SANA
  • The Silent Code: Shadow of Betrayal
  • I Became the girlfriend of an Antagonist [END]
  • Chronophobia Vol 1 - Merpati (LENGKAP)
  • Cinderella Jadi-jadian
  • OBSESSED MALE LEAD
  • KANAYA (REVISI)
  • 𝐎𝐁𝐒𝐄𝐒𝐒𝐈𝐎𝐍 [ 𝚂𝚕𝚘𝚠 𝚄𝚙𝚍𝚊𝚝𝚎 ]
  • Everything Happens for a Reason

Dia yang kupercayai sebagai pemilik hati ini seutuhnya. Namun dia juga yang menghancurkanku hingga menjadi butiran debu. Melupakan memang takkan pernah mudah. Merelakan yang pernah ada, menjadi tidak ada adalah kerumitan yang belum tentu dia tahu rasanya. Aku masih bertanya-tanya dalam hati, mengapa semua harus berakhir sesakit ini? Dan apa tujuannya selama ini? Bukankah kita berjanji untuk saling menyembuhkan? Tapi tenang saja, aku telah berjanji pada diriku. Aku akan menyembuhkan lukaku sendiri, tanpa bantuan orang lain. -Qaeera Atthifa Hani Aku tak mengerti, mengapa aku yang tak mudah tergoda ini malah begitu saja terjebak dalam perhatian dan tindakannya yang berbeda dari yang lain. Dia yang mencuri hatiku sejak pertama kali aku melihatnya. Bahkan saat aku sama sekali belum mengetahui namanya. Rasa ini telah singgah di hatiku selama sewindu. Entahlah ini yang dinamakan cinta pada pandangan pertama atau hanya rasa penasaranku terhadap dirinya yang tak pernah bisa kumiliki. -Parama Randy Wardhana

More details
WpActionLinkContent Guidelines