Mas GALAK ! (On Going)

Mas GALAK ! (On Going)

  • WpView
    LECTURAS 320
  • WpVote
    Votos 6
  • WpPart
    Partes 5
WpMetadataReadConcluida mar, ene 5, 2021
WpInfo
Ficción
Romance
Prolog "Mamahh umurku tuh baru 25 tahun masih muda kenapa mama sama papa ngotot banget nikahin aku sama om om kayak gitu sih ! emang sebegitu aku engga lakunya apa ya. hufttt" - Raina Nazhifah Rusman. " Terserah ibu aja yang penting calon ku engga manja, mandiri, pinter masak, oh iya satu lagi penurut." - Rhendy Saga Purnama. Kisah dua orang berbeda jenis kelamin namun terpaksa di satukan oleh kehendak orang tua, namun siapa bisa menebak jika Tuhan menjanjikan maka Tuhan pun ikut berkehendak.
Todos los derechos reservados
#10
cekcok
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Menikahi Sahabat Ibuku
  • Mawar Hitam Berdarah
  • CACA (TAMAT)
  • Unplanned marriage
  • Rumah Penuh Cerita
  • Terlanjur Resepsi
  • KEPINCUT BRONDONG
  • RAICA |NIKAH MUDA|
  • Di Bawah Satu Atap | Age Gap Romance: Om Raka & Dek Liya

!!!WARNING!!! BACALAH NOVEL INI SENDIRIAN JIKA TIDAK INGIN DI ANGGAP SEBAGAI ORANG GILA! Karena kesalahpahaman, Ana dipaksa menikah dengan seorang pria yang terpaut jauh dengan usianya. Dan siapa sangka, pria yang di nikahinya itu adalah seorang duda anak satu dan parahnya lagi dia adalah sahabat ibunya yang dulu sangat mencintai ibu Ana. Keduanya hidup bagai seekor kucing&tikus, setiap saat ada saja masalah yang diributkan. "Tolong-tolong, ada om-om cabul. Aku mau di nodai, tolong-tolong! Hmppp..." "Saya tadi ingin membopong kamu, karena kamu tidurnya ngebo! Dibangunin berulang kali tidak mempan. Seharusnya kamu seneng, ada yang perhatian sama kamu bukan malah menuduh saya pria cabul!" Sentak Aldi dengan nada membisik di telinga Ana. "Dengar yaa, om-om cabul aku sungguh tidak berharap digendong oleh dirimu. Lain kali gak usah nyari kesempatan dalam kesempitan!" Bentak Ana. "Hei, kamu itu dikasih hati malah ngelunjak minta cinta. Saya tidak minat berbuat lebih pada tubuh kecil, tepos, bodi bambu, depan belakang rata, muka pas-pasan pula. Jadi kaya apa nanti anakku kalo saya nikah dan suka sama kamu." "Heiii, huh huh.." dengan napas tersengal-sengal dan jari menunjuk wajah Aldi. "Siapa juga yang minta cinta dan kawin sama om cabul kaya kamu?! Dasar om-om tua, keriput, pelit, medit, cabul---"

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido