Mas GALAK ! (On Going)

Mas GALAK ! (On Going)

  • WpView
    Reads 320
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadComplete Tue, Jan 5, 2021
Prolog "Mamahh umurku tuh baru 25 tahun masih muda kenapa mama sama papa ngotot banget nikahin aku sama om om kayak gitu sih ! emang sebegitu aku engga lakunya apa ya. hufttt" - Raina Nazhifah Rusman. " Terserah ibu aja yang penting calon ku engga manja, mandiri, pinter masak, oh iya satu lagi penurut." - Rhendy Saga Purnama. Kisah dua orang berbeda jenis kelamin namun terpaksa di satukan oleh kehendak orang tua, namun siapa bisa menebak jika Tuhan menjanjikan maka Tuhan pun ikut berkehendak.
All Rights Reserved
#26
cekcok
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Unplanned marriage
  • Di Bawah Satu Atap | Age Gap Romance: Om Raka & Dek Liya
  • My Dosen (TAMAT)
  • Mawar Hitam Berdarah
  • Mendadak Nikah [Menikah Dengan Duda] Proses TERBIT
  • Terlanjur Resepsi
  • CACA (TAMAT)
  • Silent, Please! (Re-up)

Revalda Riza Renata Ia anak perempuan yang dilahirkan dari keluarga yang humoris. Mempunyai dua kakak laki laki yang tingkat warasnya setengah. Garis takdir yang membuatnya dijodohkan oleh kedua orang tua nya. Lelaki itu bernama Abrar Narazka Pratama Lelaki romantis dan sangat perhatian, tapi semua itu berbeda ketika ia ditinggalkan menikah dengan calon istrinya. Ia menjadi sosok yang lebih pendiam, dingin, dan jutek. "Nata, Kamu udah punya pacar?" Tanya Papa yang mengagetkan Gue dengan pertanyaannya. Jujur aja Gue gugup plus malu juga ditanya begitu di depan orang orang. "Em. Belum Pa! Kenapa? " Jawab Gue jujur. Emang bener kan Gue jomblo. "Baguslah, kalau pun Kamu punya, Papa juga bakal nyuruh Kamu Putus! " ujar Papa ngebuat Gua tegang juga gugup. Karena gimana pun juga Gue kan lagi Naksir Mantan Kakak kelas Gue. "Ta... Papa mau Kamu Nikah sama Abrar!!" "Apaa! Maksudnya gimana Pa?" Gue bingung sama yang di maksud Papa. Gue sempet menatap bola mata Baban yang juga lagi menatap ke arah Gue. "Sttt. Terima aja udah, Doi ganteng loh, tajir lagi. Kalo Gua jadi lo si Gua mau. Sayang aja Gua batangan." bisik Bang Dion di telinga kiri Gue. Setan emang Abang Gua yang satu ini, mana bisik nya di sebelah kiri, cocok udah jadi iblis. "Mayan Ta. Bisa lu porotin, ntar kalo udah kawin lu bisa minta ice cream se-kamar. Apalagi kalo lu hamil minta ini anu itu diturutin. Udah sana kawin aja lu ama dia." set an satu lagi berbisik. Siapa lagi kalo bukan Kak Rico. Kawin Kawin dikira Gua kucing. Jangan kan mikirin proses bikin debay, mikirin nikahnya aja Gua ga mau. . . . Kepoo sama kisah selanjutnya??Kalo kepo langsung aja baca, siapa tau tertarik bagi kalian. Okee

More details
WpActionLinkContent Guidelines