Nostalgia dan Sesal

Nostalgia dan Sesal

  • WpView
    Membaca 457
  • WpVote
    Vote 7
  • WpPart
    Bab 3
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Rab, Jun 20, 2018
WpInfo
Fiksi
Romansa
Kerinduan tak pernah datang tergesa-gesa. Namun kerinduan tersebut hanya bisa dikenang dengan bernostalgia dan berakhir dengan sesal. Untuk Amaraku, Amara, aku orang yang cuek dan tidak peduli. Namun momen saat bertemu dan bicara denganmu di gazebo sekolah kala itu mengubah cara pandangku terhadap semesta. Aku memang egois dan aku beruntung kamu orang yang sangat sabar. Percayalah Amara, aku sangat berusaha untuk membuatmu memahamiku, meski kadang kamu harus tahan terhadap keegoisanku. Meninggalkanmu di Sydney bersama kenangan yang dibawa hal yang menyesalkan bagiku. Sydney tolong titip dewi penyabarku dan percayalah Aku selalu untukmu, Amara. Rendra Untukmu Rendra, Ndra, lagu yang menghubungkan kita di gazebo kala itu merupakan hal yang sudah diatur sedemikian rupa oleh semesta dan aku sangat beruntung akan memori yang kita bangun. Menjadi seseorang yang sabar dengan segala keegoisanmu memang melelahkan, namun percayalah dengan bertindak sabar semoga kamu bisa menjadi sadar. Hingga akhirnya aku menyerah membiarkanmu membawa dan melepas semua memori yang kita bangun ke Kota Hujan. Bogor, tolong titip anak nakal ini. Aku pamit , Ndra Amara
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#21
sesal
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • BREATHE
  • ASKANATA [DISCONTINUED]
  • Amelia
  • dimana janji tersebut
  • Pluviophile And Memories
  • Why Do You Love Me [COMPLETED]
  • STUCK
  • ALDIR (SEGERA TERBIT)
  • RANNA
BREATHE

Aku telah membuka semua pintu dan melepas merpati-merpati itu pergi. Tanpa pesan, tanpa persinggahan. Melintasi taman paling rindu, dimana kau bunuh kenangan kita dulu. Dan sungguh, aku tak akan pernah memberinya denyut nadi lagi. Hidup kembali, seperti tokoh fiksi di telivisi yang pernah kau tonton dulu, itu mustahil. Sebuah kenangan manis dan pait yang kuikat menjadi satu dalam sebuah tulisan. Aku pernah lupa rasanya jatuh cinta, hanya karena suatu kejadian yang tak pernah kuduga terjadi ada padaku. Sampai pada akhirnya, aku bertemu seseorang yang dapat membantuku mempercayai dan bisa mengartikan apa artinya cinta yang sebenarnya.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan