Puisi? It's My Poetry

Puisi? It's My Poetry

  • WpView
    Reads 31,948
  • WpVote
    Votes 5,893
  • WpPart
    Parts 20
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Feb 9, 2019
WpInfo
Poetry
#3 - sastra [22/05/2018] Dari suku kata ku untai kata Dari kata ku untai kalimat Dari kalimat ku untai puisi Puisi dengan sebuah gambaran Atas memaknai banyak cerita Penuh liku-liku dan warna Pada kejadian dan perasaan Yang ingin tersampaikan Hanya berisikan kumpulan puisi yang saya buat. Dari yang menyiratkan nasihat, membuat baper, dan masih banyak kesan lainnya yang bisa kamu dapatkan di sini ^^ Selamat membaca 😊 Berikan vote dan komentarnya ya. Bantu share juga ya ke readers yang lain 😉 DON'T BE SILENT READER! STOP TO PLAGIARISM! 😉 DISARANKAN MEMASUKKAN KE LIBRARY ATAU READING LIST. :) FOLLOW AUTHORNYA AGAR TIDAK KETINGGALAN SETIAP KALI UPDATE! ;) Salam, Rizki Aprian
All Rights Reserved
#788
heart
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Pikul Pilu Pada Pulangmu | ✔
  • My Wish
  • အချစ်၏ဟန်ပန်-𝑻𝒉𝒆 𝑺𝒕𝒚𝒍𝒆 𝑶𝒇 𝑳𝒐𝒗𝒆(Complete)
  • Semua Memukul (✅)
  • poem
  • Rembulan Yang Sirna
  • My SIN (GXG iam Lesbian)
  • kumpulan cerpen kookmin/Jikook (book 2)
  • Unexpected Married  (YUSION/SIYU  GS)

Apa yang sebenarnya manusia inginkan? Apa yang sebenarnya lahir dari kembara tanpa tuju? Menyibak kekosongan, enggan berhenti. Satu dua kali, aku pun melakukannya. "Di mana rumahmu? Apa kamu mengunjunginya akhir-akhir ini?" Semilir mengantar gembiramu pada saat gelisah sejak kemarin menjemputku. Tapak tidak mengambil jeda. Pun bibir bergetar, melengkung pahit. "Tidak. Rumahku tidak dapat aku temukan." Rumahmu mungkin bukan lagi rumah yang hangat. Terlalu terkepul tangis, dusta, dengki, dan segala lara yang dibawa seorang diri. Tanpa kenal lelah meski sebenarnya ingin menyerah. Bersama perasaan-perasaan ini, kamu akan menemukan tempat bersandar. Bersama apa pun yang tertulis di sini, mari temukan kembali dirimu yang mungkin telah lama lupa jalan pulang. *** Seri Dua dari antologi puisi FOUR ©2026

More details
WpActionLinkContent Guidelines