Twins make us ONE (again)

Twins make us ONE (again)

  • WpView
    LECTURAS 1,959
  • WpVote
    Votos 237
  • WpPart
    Partes 32
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mar, sep 10, 2019
WpInfo
Ficción
Romance
Di pagi hari ku terbangun dari tidurku dan yang kurasakan tetap sama yaitu merasa kehilangan. Padahal aku tinggal dengan ibu dan 2 kakakku. Tapi, kenapa aku merasa kehilangan? - Youngmin Setiap hari, aku bertanya kepada ibu dan 2 kakakku tentang kenapa aku merasa ada yang kurang dikeluarga ini?. Tapi, jawabannya tetap sama yaitu " Mungkin hanya perasaanmu saja". Walaupun begitu aku tetap merasa ada yang kurang. - Kwangmin Youngmin & Kwangmin : AKU INGIN MENCARI TAU APA YANG DIMAKSUD DENGAN "KEHILANGAN & KEKURANGAN INI!" THIS IS, Twins make us ONE (again)
Todos los derechos reservados
#489
boyfriend
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Remember Me As A Time of Day✅
  • Dont love me (END)
  • HELLO ✔
  • About kevin (End)✅
  • Afterglow
  • One Soul, Two Bodies
  • Between us
  • ETᕼEᖇEᗩᒪ ✔
  • Lost Without Saying | JungFams ✓
  • Look at Me Too

Tidakkah kau rasakan waktu berlalu begitu cepat? Ia hampir saja membuatku melupakan satu hal yang paling menyakitkan tentang dirimu. Tentang kau yang tiba-tiba hilang seakan ditelan bumi. Tentang lenyapnya impian yang pernah kita rangkai bersama. Hidup bahagia dalam bahtera rumah tangga. Dan membangun sebuah keluarga kecil yang bahagia. Bahkan semua itu telah kita susun sedemikian apik dan terlaksana sesuai harapan. Namun ternyata kenyataan menamparku dengan kepergianmu. Kehidupan kita yang aku damba-dambakan sekarang hanya menjadi sebatas imajinasi. Sejak kepergianmu tak ada satu haripun yang aku lewati tanpa memikirkanmu Berulang kali ku paksa memoriku untuk memutar deretan hari yang kita lewati bersama kedua buah hati kita sebelum kepergianmu itu, berharap aku bisa menemukan jawaban atas semua pertanyaan-pertanyaan yang menghantuiku. Namun tak ada satupun dari rentetan kenangan itu yang menjawab kegelisahanku. Sampai akhirnya waktu, benar membuatku terbiasa. Mencoba menghapus semuanya meski seringkali dadaku sesak karena tangis yang tak bisa kulepas. Dan kini sudah dua tahun kisah kita berakhir tanpa kata pisah Dan takdir seolah mempermainkanku dengan mempertemukan kita kembali secara tidak sengaja Kau masih sama, tidak ada yang berubah Kau masih seperti sosok yang dulu membuatku jatuh hati Tapi yang membuatku terpukul adalah Tuhan merenggut ingatanmu.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido