My Secret Admirer

My Secret Admirer

  • WpView
    Reads 25
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Aug 21, 2018
"Arnila! " teriak seorang temannya dari pinggir lapangan. "Minum dulu, kali! " lanjutnya. Dia datang dengan dua botol air minum di tangannya. "Bentar, Sif. Masih satu putaran lagi." Teriaknya menjawabi, kemudian kembali berlari menyelesaikan satu putarannya. Gadis yang tengah berlari itu namanya Arnila. Kalau mau dipanggil Arnila Arsya juga boleh. Umurnya baru 17 tahun sampai nanti tahun depan. Sekarang baru 16 tahun. Paralel 3 satu sekolah, dan jago main basket. Sifatnya cuek, judes, dan berani kalau sama cowok. Kecuali kalau sama Anas, sepupunya yang kebetulan satu sekolah dengannya, bahkan satu kelas juga. Suka makan kripik singkong rasa setan- maksudnya yang pedes banget, sama suka ngigau kalau tidurnya kemalaman. Penasaran sama Arnila Arsya? Wajib baca deh kalau gitu! : ) Welcome in my story.
All Rights Reserved
#104
penggemarrahasia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • troublemaker VS ketos! ✔
  • GIFA
  • MEISYA
  • Rieril
  • Langit Yang Merenggut Cinta
  • MENJADI MILIK MENTARI (On going)
  • Sang Atlet
  • Asya Amarra [ By astar1913 ]
  • DOSEN BUCIN - (TAMAT)
  • Stupid & sakit

"Sya" panggil Alita namun tak mendapat jawaban. "Syaaaa" panggilnya sekali lagi. "Hmmm" Rasya hanya mengguman. "Ish! jawabnya yang bener dong!" ucap Alita kesal, membuat Arsya tertawa dalam hati. Arsya hanya menghela nafas berat, "Kenapa al?" tanyanya. "Lo pernah suka pake banget sama cewe ga?" tanya Alita sambil memasang wajah yang serius. "Ga" jawabnya, lalu baru saja Alita ingin membalas Arsya sudah mendahuluinya "kecuali ke lo" sambil tersenyum ke arah Alita. Alita yang mendengar penuturan tersebut langsung memalingkan wajahnya yang sebentar lagi akan berubah warna menjadi tomat. " Gitu aja salting " balas Arsya. "Ish! nyebelin lo" balas Alita tak kalas sadis. "Bercanda sayang" bujuk Arsya sambil merangkul bahu Alita Kadang seperti itulah percakapan mereka, kadang Arsya yang bersikap acuh kadang pula bersikap romatis Kalian penasaran bukan dengan awal perkenalan mereka? Alita si troublemaker yang suka bikin onar tidak patuh akan peraturan sekolah dipertemukan oleh Arsya si ketua osis yang tegas akan peraturan sekolah. Lantas bagaimana cara mereka bisa saling mencintai kalau disetiap harinya selalu terjadi cekcok diantara mereka apalagi banyak perbedaan diantara mereka.

More details
WpActionLinkContent Guidelines