If You Know My Feelings

If You Know My Feelings

  • WpView
    LECTURES 231
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Chapitres 5
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication dim., sept. 9, 2018
"Bagai hitam dan putih, saling memberi kenyamanan, saling meyakinkan, saling memperjuangkan?. 'Akulah rumah, silahkan pergi sesukamu tapi jangan lupa jalan untuk kembali'." -kata pemuda itu "Hanya segelas kopi yang bercerita, bahwa yang hitam tak selalu kotor, dan yang pahit tak selalu menyedihkan. 'Jika kau menganggapku hanya sebuah rumah, Apakah rumah itu akan abadi selamanya? atau mungkin hanya tempat beristirahat sejenak? atau bahkan tempat persinggahan?'." -jawab wanita itu
Tous Droits Réservés
#13
cintaterlambat
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Kisah Akala
  • SECANGKIR KOPI SEBELUM PULANG || END
  • Arkan & Bandung
  • Rumah Tanpa Pintu [ON GOING]
  • Me Or Your Religion
  • Coffe Shop
  • Antara trauma dan kesempatan kedua
  • Your Home [COMPLETE]
  • Rasa Yang Hilang
  • ROMANCE FROM HIGH SCHOOL

Sederhana saja, ini bukan kisah pahlawan atau dongeng penuh bahagia. Ini tentang Akala Mannaf Kanagara-anak yang tak pernah diinginkan, hidup di rumah yang seharusnya jadi tempat pulang, tapi lebih sering terasa seperti neraka yang berwujud elegan. Ini tentang rasa yang harus abadi dalam bait aksara, tentang asmaraloka yang menjadi melankolia, dan tentang harsa yang harus menjadi lara. tentang Akala, yang hidup karena dunia belum memberinya pilihan untuk mati. "Mati. Aku hanya ingin mati!" Sebaris kalimat yang selalu di lontarkan dalam benaknya. . . . . . . . . . "Apa salah saya ma?" "Salah kamu karena telah lahir ke dunia ini" "Saya tidak pernah meminta di lahirkan, dan saya juga tidak pernah mau untuk di lahirkan. Bahkan kalian tidak pernah menganggap saya hadir di dunia ini" *** "saya suka sama kamu" "tapi kita beda keyakinan, kala" "saya tidak peduli, tuhan itu satu" "tuhan memang satu, kala. tapi, kita yang berbeda" *** "jangan pernah sakit lagi, kal. jangan tinggalin kita" "apa peduli lo semua?!" *** "lo sudah bahagia kan?" "bahagia lo membuat kita sadar kalau ternyata selama ini kita salah menyia-nyiakan sahabat sebaik lo" *** "selamat tidur, matahari ku" Copyright'' allovareyy_ 2023

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu