Jodoh Untuk Muslimah

Jodoh Untuk Muslimah

  • WpView
    LECTURAS 506
  • WpVote
    Votos 7
  • WpPart
    Partes 3
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mié, may 30, 2018
Muslimah adalah seorang dokter kandungan yang bekerja di salah satu rumah sakit swasta. Wajah orientalnya memiliki daya tarik tersendiri diantara para lelaki ditambah kemapanan dan pendidikannya yang tinggi sebagai seorang dokter spesialis.Muslimah adalah anak tunggal dari keluarga yang cukup berada, ayah dan ibunya merupakan pengusaha kuliner yang sudah memiliki banyak cabang restoran di beberapa kota besar di indonesia. Namun sayang, keseriusan Muslimah menggeluti profesinya membuatnya membujang hingga usia yang hampir kepala tiga. hal ini menjadikan kedua orang tuanya cemas sebab hampir semua teman muslimah yang dikenalnya sudah menikah dan bahkan sudah punya banyak anak. Sering kali jodoh-jodoh yang ditawarkan sang ayah dan bunda ia tolak halus. lamaran pun datang silih berganti untuk meminangnya namum berkali-kali pula Muslimah menolak. sebenarnya apa yang ditunggu gadus cantik itu? ini adalah kisah seorang gadis kota yang mengalami kehampaan jiwa ditengah hingar bingar hidupnya yang bergelimang harta. pilihan hidup pun membawanya merasakan kesulitan terdasar dalam perjalanan cintanya. dialah Muslimah.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Bukan pernikahan paksa
  • He's From The Fast
  • Kekasih idaman (TELAH TERBIT)
  • Kembali Bersamamu (END)
  • Story Love  Of Aisyah Guz Adnan🍁 ( Slow update)
  • Take My Hand Oppa
  • Sepertiga Malam Bersama Allah
  • Perjodohan Berakhir Cinta
  • TURUN RANJANG.   **END**
  • Surga Terakhir [tamat]

Katanya, jodoh itu unik. Zea tidak pernah menyangka bahwa hidupnya akan berubah ketika seorang ibu-ibu baru bertemu dengannya dan langsung berniat menjodohkannya dengan anaknya. *** "Gimana? Mau kenal Zea dulu?" tanya Salma menatap putranya. "Mau," jawabnya to the point. "Hah?!" Salma tercengang mendengarnya. "Kamu gak nolak?!" tanyanya tidak percaya. "Ummi maunya aku nolak?" tanyanya dengan alis terangkat sebelah. Salma langsung menggelengkan kepalanya. "Enggaklah! Ummi senang dengernya, tapi ... kamu beneran mau? Gak terpaksa kan?" "Enggak, aku beneran mau!" *** Ini, bukan cerita pernikahan paksa

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido