
Aku adalah caya, dan dia adalah orang yana sangat aku cintai yaitu Yama. Aku tidak pernah memikirkan bagaimana kalo dia tiba-tiba pergi , ah itu sangat tidak mungkin karna hubungan kita selalu baik-baik saja . Berbulan-bulan kita bersama tapi pada suatu hari aku sedang duduk santai dimana aku mendapatkan besan dari sani pesan "Caya ada yang mau aku omongkan" Akupun membalas pesan darinya "Iya bicaralah" "Kemarin sore aku bersama yami dia berbincara bahwa dia tida memkirkan mu lagi karna ada sila yang jauh lebih darimu" jawab sani hari itu jam itu detik itu yang dimana aku sangat tidak menyukai hari dimana aku sangat rapuh , iya seakan aku tidak memiliki tulang yang menopang tubuhku . Dia , dia yang aku cinta menyakitiku dengan begitu menusuk menghancurkan perasaan ku . Aku terus berfikir dalam diamku mengapa dia tega kepadaku salahku apa? selalu memikirkan itu tidak lama diapun mengabariku memalui pesan singkat "Sayang" kata sani Sungguh aku sangat terluka sekali saat dia mengirim kata-kata itu kepadaku "Iya"balasku singkat Lalu dia tidak membalasnya, aku terus-terusan memikirkan hal itu hingga larut malam . Entah rasanya aku tidak menyangka aku ingin pergi jauh darinya .iya memang aku egois dan sangat egois aku tidak peduli orag berkata apa karna dia tidak mungkin merasakan apa yang aku asakanAll Rights Reserved
1 part