part 1
  • WpView
    Reads 1
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, May 21, 2018
Aku adalah caya, dan dia adalah orang yana sangat aku cintai yaitu Yama. Aku tidak pernah memikirkan bagaimana kalo dia tiba-tiba pergi , ah itu sangat tidak mungkin karna hubungan kita selalu baik-baik saja . Berbulan-bulan kita bersama tapi pada suatu hari aku sedang duduk santai dimana aku mendapatkan besan dari sani pesan "Caya ada yang mau aku omongkan" Akupun membalas pesan darinya "Iya bicaralah" "Kemarin sore aku bersama yami dia berbincara bahwa dia tida memkirkan mu lagi karna ada sila yang jauh lebih darimu" jawab sani hari itu jam itu detik itu yang dimana aku sangat tidak menyukai hari dimana aku sangat rapuh , iya seakan aku tidak memiliki tulang yang menopang tubuhku . Dia , dia yang aku cinta menyakitiku dengan begitu menusuk menghancurkan perasaan ku . Aku terus berfikir dalam diamku mengapa dia tega kepadaku salahku apa? selalu memikirkan itu tidak lama diapun mengabariku memalui pesan singkat "Sayang" kata sani Sungguh aku sangat terluka sekali saat dia mengirim kata-kata itu kepadaku "Iya"balasku singkat Lalu dia tidak membalasnya, aku terus-terusan memikirkan hal itu hingga larut malam . Entah rasanya aku tidak menyangka aku ingin pergi jauh darinya .iya memang aku egois dan sangat egois aku tidak peduli orag berkata apa karna dia tidak mungkin merasakan apa yang aku asakan
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dear... Nadin From *Anonymously*[Selesai√]
  • Difficult To Forget//kuroken
  • AFTER (COMPLETE)
  • pernah yang tak kan terulang kembali(love story from the author)
  • PROMISE (NARUHINA)
  • serpihan hati
  • I Want To Make You Mine
  • TENTANG SEPASANG
  • Gamang

Dear... Nadin(Bidadariku) "sungguh ironis padahal ramai kota ini, rindu yang menjelma menjadi fatamorgana. terbayang manis senyummu yang jauh di sana... Jika siang tak kau dapati mentari cerah, sebab awan mendung jadi penghalang. Jika malam ini tak kau dapati terang nya rembulan malam, sebab dirimu tak ada di sampingku... Ini adalah surat terakhir yang kan kau dapati, tak ada lagi surat yang akan menghampiri, sebab dirimu telah termiliki... walau pun begitu, aku tetap mencintai mu, mengagumi mu, di dalam diamku, karena di hati dan di mataku cuma ada kamu, wahai bidadariku... maaf aku tak berani memperlihatkan diri, karena diriku bukan lah lelaki sejati, yang berani mengungkap diri demi wanita yang di cintai... aku hanyalah manusia yang lemah yang ingin di cintai, bukan dari pandangan atas sampai bawah, tapi dari hati ke hati... Do'a ku untuk mu semoga pilihanmu adalah pilihan terbaik untukmu, jangan fikirkan aku, berbahagialah dengannya. From. *Anonymously* (Nadin membaca surat tersebut, hingga meneteskan air mata, dan bertanya-tanya, siapa kah lelaki ini) "Kadang Cinta tak harus memiliki, apa yang kita inginkan Belum tentu harus kita dapatkan, cinta dalam diam lah yang menjadi pilihanku, bukan tak mau tuk mengungkapkan, tapi sudah tidak ada kesempatan tuk diungkapkan, karena dia sudah termiliki. Ya sudahlah semoga rasa sakit dan rindu ini menjadi suatu kenikmatan yang kurasakan. Mungkin, sampai detik ini kamu pasti masih bertanya-tanya siapa lelaki yang mengirimkan surat kepadamu, siapa "anonymously" itu,yang menuliskan kata-kata syair bersajak yang menggambarkan keindahan dirimu,memberikan semangat di dalam setiap awal hari mu, tapi tenanglah kamu tidak akan menemukannya, walaupun aku berkata jujur kepadamu percuma saja kamu tak akan percaya, dan itu tak akan merubah keadaan. ( isi fikiran Reza yang sedang berdiri menghadap pantai, dan menatap langit senja) Bagaimana kisah cinta reza si anonymously? cekidot... 😁😁😁😁

More details
WpActionLinkContent Guidelines