Partner Hidup

Partner Hidup

  • WpView
    Reads 87,841
  • WpVote
    Votes 2,855
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadComplete Thu, Mar 11, 2021
"Kamu harus nikah dengan saya sekarang." "Nikah pala lo. Nikah aja sono sama yang mau sama lo. Lo kan ganteng tuh ya, pasti banyak dong yang ngantri." "Dan kamu salah satunya." "Heh kuncup, pede banget lo. Lo tu sebenarnya mau ngajak nikah apa mau ngajak berantem sih." Nikah sama cowok ganteng, siapa yang gak mau coba. Tapi sayang nya dia menganggap gue hanya sebagai partner. Buat gantiin pernikahan dia yang dibatalkan sepihak dari ceweknya. Sedih gak sih, nikah seumur hidup sekali aja gini amat. Untung ganteng. Kecuali kalau gue boleh punya suami dua. Dan bisa dipastikan abis itu, gue tewas digantung sama suami pertama, emak gue, dan mertua gue. - Aurelia Ardiansah Putri - Abimana Dwi Orlando
All Rights Reserved
#33
kontrak
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • How Dare I
  • AL- FAREZEL : POSSESIF MINE [TAMAT]
  • Kesayangan Mas
  • Pengantin Pengganti [TAMAT]
  • He Was My First Crush (Curse!)
  • LYVARU
  • Ketika Aku Mencintaimu.
  • I Love You But I'm Letting Go

Tadinya berniat melajang seumur hidup, di usia 28 tahun, aku putuskan untuk berumahtangga. Dua hal yang menjadi pertimbangan. Satu, upah yang akan kudapat. Kedua, aku memang harus punya suami, agar adikku bisa segera menikah. Awalnya, kukira semua mudah. Hanya tinggal berlakon seperti seorang istri selama setahun, dapat gaji dan sudah. Namun, semua menjadi sulit karena mantan istri Pak De muncul. Tadinya bisa mengesampingkan perasaan, Eveline malah membuatku lupa cara mengendalikan diri. Kalau sudah begini, jika perasaan sudah ikut campur. Bisakah aku tetap melanjutkan kontrak pernikahan yang belum penuh setahun? Atau, sebaiknya aku sudahi saja, sebelum semua menjadi semakin kacau?

More details
WpActionLinkContent Guidelines