God's Plan

God's Plan

  • WpView
    Reads 811
  • WpVote
    Votes 70
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Feb 4, 2021
Apa jadinya jika Raya memilih untuk menyerah? Di dunia ini dia hanya sendiri, seperti tidak ada yang mau menemaninya. Dari ribuan, jutaan, bahkan triliunan manusia seperti tengah mengejeknya. Semua orang secara perlahan menjauhi dirinya. Mungkin karena dia lemah? Atau mungkin karena dia lumpuh? Rasa-rasanya tuhan pun tidak ingin menemaninya, tidak ada rencana tuhan yang sesuai dengan keinginannya. Kisah ini tetang Raya, tentang perasaannya, dan tentang kesendiriannya. God's Plan © 2021 Salma
All Rights Reserved
#11
homeschooling
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • HIDDEN I (The End)
  • I HATE YOU, I LOVE YOU [COMPLETED]
  • AFFAIR (Completed)
  • Tentang Dia [END]
  • Cinta yang Tak Pernah Kau Pandang
  • LIAR [SELESAI]
  • The Perfect Boy ✔
  • HUJAN KALA ITU
  • Love That Kills (Completed)✅
  • Still The Same

"Apa yang bisa dibanggakan darimu?" Sebuah hubungan yang kompleks antara seorang ayah dan anak perempuannya. Ayah tersebut tidak pernah menunjukkan kasih sayang dan penerimaan terhadap anaknya, bahkan menganggapnya sebagai beban keluarga. *** Diasha hanya ingin satu hal, dicintai oleh ayahnya sendiri. Namun kasih sayang itu tak pernah datang, bahkan seolah tak pernah diharapkan. Ia tumbuh dalam rumah yang penuh dingin dan diam, mencoba menjadi anak baik agar dilihat, agar dianggap tapi hasilnya selalu sama, hampa. Meski begitu, Diasha tak pernah benar-benar bisa membenci ayahnya. Di hatinya, pria itu tetap sosok penting yang tak tergantikan. Sayangnya, apakah ayahnya berpikir hal yang sama? Ketika cinta yang seharusnya melindungi justru melukai, Diasha dihadapkan pada pertanyaan paling pahit dalam hidupnya: Apa gunanya hidup... jika rasanya seperti mati Attention: Cerita ini mengandung tema yang sensitif dan dapat memicu emosi yang kuat pada pembaca, terutama bagi mereka yang pernah mengalami pengalaman serupa. Mohon untuk tidak terlalu terpengaruh oleh cerita ini. Penulis tidak bertanggung jawab atas segala reaksi emosi yang mungkin timbul, termasuk kebutuhan akan tisu. •dilarang keras menciplak karya ini•

More details
WpActionLinkContent Guidelines