Pengagum [ Iqbal & Luthfi ]

Pengagum [ Iqbal & Luthfi ]

  • WpView
    Leituras 12,995
  • WpVote
    Votos 1,521
  • WpPart
    Capítulos 23
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização ter, jun 18, 2019
WpInfo
Fanfic
Dunianya hancur, serba rumit dan penuh masalah, tak terkecuali masalah asmaranya. Ia menaruh perasaan yang amat dalam kepada seorang lelaki baik, dingin nan misterius, namun keadaan berkata lain. Hingga suatu hari datanglah sang penyembuh luka. Akankah Rahma berhenti berjuang dan berpaling dari sosok lelaki cinta pertamanya itu?
Todos os Direitos Reservados
#219
timnas
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • DEAR LOVE
  • KEPERGIAN SENJA
  • Gebetan (Crush) [COMPLETED]
  • Amērta.
  • 𝑨𝑹𝑨𝑲𝑯𝑨 [TERBIT]
  • KIARILHAM【END】
  • Takdir yang tak berpihak ( Versi Revisi)
  • CHAGRIN
  • Semua Tentang Luka [ END ]
DEAR LOVE

Pengalaman dalam kisah percintaan ada untuk dijadikan pelajaran agar kita bisa lebih berhati-hati dalam mengenal suatu hubungan. Acha, gadis yang akhir-akhir ini menjadi bahan pembicaraan di sekolahnya karena baru-baru saja ditembak dengan pria tampan di sekolahnya namun hubungan tersebut berakhir menjadi sebuah candaan. Sejak itu, dia menyimpulkan bahwa kisah first love nya justru berakhir gagal, dan istilah 'Love for the first love' tidak berlaku baginya. Kini, dia kembali dihadapkan oleh lelaki yang cukup asing baginya. Lantas dia berpikir, 'apakah dia datang sebagai penyembuh atau penambah luka?' Atau istilah 'Love for the first love' akan berpihak padanya setelah melewati lika liku dalam hubungan asmaranya? "Terima yang sudah terjadi, ikhlaskan apa yang tidak diubah, dan betulkan apa yang masih bisa diperbaiki." -Laudya Syafrillah Azzahra "Aku belajar bahwa hidup ini menyenangkan kalau kita melihat dari sudut pandang yang tepat." -Adriel Al-Ghiffari "Beberapa hal dalam hidup memang butuh diperjuangkan sendiri." -Rayyan Pratama

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo