HEARTBEAT ✔

HEARTBEAT ✔

  • WpView
    MGA BUMASA 704
  • WpVote
    Mga Boto 168
  • WpPart
    Mga Parte 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Fri, Oct 26, 2018
[ON GOING] Milly Adelia Putri. Ia adalah gadis berperawakan Cantik, dan berkulit putih, tetapi sifat nya yang sangat berani seperti jantan. Nico Pratama. Panggil saja Koko, Ia adalah Lelaki se-angkatan dengan Milly, Milly dan Koko adalah Sepasang Sahabat Abadi dari semenjak ia kecil. Orang Tua dari kedua sepasang sahabat itupun juga bersahabat karib dari semenjak SMA, Rumah mereka pun juga bisa dibilang berdekatan. Jika kalian ingin mengikuti kisah selanjutnya Milly Dan Koko. Simak Yuk di Novel ini, ----- "Jangan pernah sesekali memaklumi kesalahannya, karena itu bakal menumbuhkan rasa sakit untuk kesekian kalinya Mil," Kata Koko. ## "Gue putus Ko" Kata Milly menahas tangis, dan langsung memeluk Koko. "Karena apa?" Tanya Koko "Di-dia s-se-selingkuh, Sedangkan gue sayang banget sama dia" Jelas Milly sesegukan karena sudah dibanjiri tangisan. Siapa lagi kalau bukan Dino pacarnya Milly yang menyakitinya? Koko sudah beberapa kali memberi tahu kepada Milly kalau Dino selalu ketahuan oleh Koko di luar sana kalau dia Selingkuh, tetapi Milly tetap tidak percaya dan sekarang Milly melihatnya sendiri. "Kan gue-" "Iya gue ngerti, gue salah karna gue ga dengerin ucapan lo waktu itu" "Iya emang dulu gue ngasi tau lo kalo Dino selingkuh itu memang gaada buktinya. Tapi sekarang Allah yang ngasi bukti secara nyata ke lo sendiri," Hardik Koko dengan senyuman, Masih dengan memeluk Milly. Koko mengusap usap kepala Milly dengan pelan "Gu-gue, sebenarnya udah pernah liat pacar gue jalan sama Ririn." "Gue kira-" "iya, waktu itu gue maklumi dia. gue kira waktu itu Ririn cuma nebeng pulang doang sama Dino, dan ternyata kemarin gue ngelihat dia mesra mesraan di Mall" Tangis Milly pecah setelah mengatakan itu, Bagi Milly itu sangat menyakitkan. "Jangan pernah sesekali memaklumi kesalahannya, karena itu bakal menumbuhkan rasa sakit untuk kesekian kalinya Mil," Cecar Koko Deg. Lo masih perduli sama gue?
All Rights Reserved
#121
reyna
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • Taste Of Love
  • MeerAldy (On Going)
  • Inginku Memilikimu
  • Love In FriendZone [TAMAT]
  • GERA (SUDAH TERBIT)
  • AlfaNada
  • Shadows of the Main Story
  • 𝐎𝐁𝐒𝐄𝐒𝐒𝐈𝐎𝐍 [ 𝚂𝚕𝚘𝚠 𝚄𝚙𝚍𝚊𝚝𝚎 ]
  • Rain(y) Rei (COMPLETED)

- Transmigration Story - Mau dikehidupan sebelum nya ataupun sekarang, Bellanca tetaplah seorang figuran. Hampir tidak ada yang menyadari keberadaan nya, diri nya terlalu menyatu dengan bayangan. Bellanca tidak mempermasalahkan nya, malah dengan itu hidup nya damai dan tentram. Kehidupan kedua nya berjalan begitu tenang, Bellanca menjelma menjadi Figuran yang patuh. Tidak merusak alur novel klise tempat dia berada sekarang. Semua akan baik-baik saja seperti kehidupan sebelum nya, pikir Bellanca. Tapi.. "Harus berapa kali aku bilang jangan tersenyum pada siapapun! Kenapa kamu melanggar kesepakatan kita akhir-akhir ini Ella? Aku tidak suka orang lain melihat mu, senyuman mu, tawa mu, tubuhmu, wajah mu dan semua tentang mu selain aku!" Pria yang tidak asing tiba-tiba masuk dalam hidup nya. "Maaf? Aku tidak mengenal mu, sepertinya kamu salah orang" Bellanca tidak berniat untuk berkenalan dengan sosok protagonis pria dinovel ini. "Tidak kenal? Baiklah, akan aku buat kamu mengingat siapa aku bagimu dan makna kamu bagi ku sayang" sebuah pelukan, sebuah ciuman panas. "Sudah ingat? Atau masih belum cukup?" sebuah remasan. Apa yang Bellanca lewatkan? Sudah terlalu banyak hal yang berubah sekarang.. ︵‿︵‿ PERINGATAN [18+] > Don't copy my story line < Jangan Lupa Vote dan Komen nya START : 9 Maret 2025 END : - ︵‿︵‿ Note : Maaf, cerita tidak dilanjutkan untuk sementara, Author belum dapat mood buat ngelanjutin :]

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman